Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Suporter Perbatasan Juga Harus Dilibatkan Diperdamaian The Jakmania & Bobotoh

logo Goal.com Goal.com 04/08/2017

Aliyudin menilai hal ini karena banyak konflik yang terjadi antara suporter di daerah perbatasan.

Mantan pemain Persija Jakarta, Aliyudin menyambut positif rencana perdamaianantara The Jakmania dan Bobotoh. Menurutnya itikad baik tersebutharus direalisasikan.

Menurut pria yang sempat berseragam Persib Bandung tersebut,menyatakan perdamaian The Jakmania dan Bobotoh harus melibatkansemua pihak. Sebab, tanpa dukungan tersebut sulit rasanya hal inibisa terjadi.

Selain itu, Aliyudin menuturkan kalau suporter yang diperbatasanjuga harus turut dilibatkan. Mengingat daerah tersebut adalahtempat yang rawan terjadi pertikaian.

SIMAK JUGA: Legenda Persija Jakarta Tak Ingin Ada Suporter MeregangNyawa Lagi

"Saya berharap niat baik ini dapat dipahami dan dijalani parakader atau simpatisan kedua kelompok hingga tingkatan akar rumputdi bawah. Terlebih dapat dilakukan oleh mereka yang berada dikawasan perbatasan seperti di Bogor, Bekasi, Depok dan sekitarnya,"kata Aliyudin.

"Kenapa harus dilakukan oleh mereka yang berada di perbatasan?Karena intensitas pertemuan mereka cukup sering dan selaluberpotensi terjadi gesekan. Para pengurus kedua kelompok yangberada di perbatasan harus lebih intens menjalin komunikasi demiterciptanya perdamaian," ia menambahkan.

Tak hanya itu, Aliyudin juga merasa senang dengan dukungangelombang yang diberikan atas rencana perdamaian tersebut. Iamerasa hal ini merupakan bentuk nyata perhatian dari semuakalangan.

SIMAK JUGA: Pekan Depan PSSI Undang The Jakmania & BobotohBertemu

Perdamaian The Jakmania-Bobotoh di Bekasi © 2017 Goal.com Perdamaian The Jakmania-Bobotoh di Bekasi

"Semoga, gelombang dukungan perdamaian yang saat ini sedangdigaungkan dapat terus membesar dan menyebar ke seluruh lapisan.Sudah saatnya kita mengembalikan marwah sepakbola sebagai alatpersatuan, bukan perpecahan," ujarnya.

"Bila sepakbola hanya akan melahirkan perpecahan dan hilangnyanyawa seseorang, untuk apa ada sepakbola? Sebelum menjadi pecintasepakbola, kita sudah lebih dulu menjadi manusia. Karena itu, marikita tanamkan nilai-nilai kemanusiaan dalam sepakbola,"tambahnya.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon