Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Terungkap, Tottenham Hotspur Nyaris Pinang Sir Alex Ferguson

logo Goal.com Goal.com 12/10/2017

Mantan pimpinan Tottenham Irving Scholar menyebut pihaknya sempat mencapai kesepakatan dengan Ferguson saat ia masih menukangi Aberdeen.

Sir Alex Ferguson © 2017 Goal.com Sir Alex Ferguson


Irving Scholar selaku mantan pimpinan Tottenham Hotspur mengungkapkan bahwa Sir Alex Ferguson nyaris menjadi manajer diWhite Hart Lane sebelum pria Skotlandia itu merapat ke OldTrafford.

Scholar pertama kali tahu nama Ferguson setelah ia membawaAbderdeen tampil gemilang di kancah sepakbola Skotlandia, danmengakui bahwa pihaknya pernah mencapai kesepakatan lewat ‘jabattangan’ meski Ferguson akhirnya mengingkarinya dan bergabung denganManchester United pada 1986.

Detail lengkap itu Scholar jabarkan lewat bukunya berjudul‘White Hart Lane – The Spurs Glory Years’, yang berbunyi: “Faktanyaadalah saya pernah berbicara dan bernegosiasi dengan Alex Fergusonmengenai pekerjaan itu. Dia dan saya menjalin diskusi yang sangatpanjang dan mendetail.

“Saya bilang padanya bahwa saya ini tipe pemimpin dengan gayalama dan yang terpenting adalah ketika Anda menyepakati sesuatu,seketika Anda berjabat tangan, itu adalah sebuah kesepakatan.

“Seketika Anda melakukannya, kemudian Anda tidak [mematuhinya] –dalam situasi apa pun – Anda tidak bisa kembali. Itu telahberakhir.

“Saya bilang padanya soal itu di pertemuan pertama. Jadi kamimemiliki hal besar ini yakni jabat tangan.

“Kami terus dan terus berdiskusi, melakukan negosiasi, sampaisoal detail kontrak. Semuanya telah disepakati. Jadi saya bilang‘Bisakah kita bertemu?’

“Saya bilang padanya, ‘Apakah Anda yakin sudah siap?’. Diamembalas, ‘Saya siap’. Jadi kami memiliki kesepakatan awal lewatjabat tangan tersebut. Namun seperti yang kalian ketahui, dia tidakmemenuhinya. Dia tidak pernah bilang kepada saya alasannya. Sayapunya teorinya sendiri namun itu tidak lagi penting.

“Itu adalah sebuah kekecewaan. Dia bertahan di Aberdeen untukdua tahun lainnya.”

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon