Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Tim Ducati Realistis Pasanga Target Juara di Tahun 2018

logo tribunnews.com tribunnews.com 23/01/2017 Muhammad Barir

TRIBUNNEWS.COM - Tim Ducati yang kini diperkuat Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso berharap bisa bersaing untuk menjadi juara dunia MotoGP 2017. Meski demikian, mereka juga merasa target menjadi juara itu lebih realistis dicapai pada 2018.

Bergabungnya Lorenzo mendongkrak semangat tim untuk kembali meraih gelar juara dunia. Sejak Casey Stoner meraih gelar juara pada 2007, Ducati tak pernah merasakan gelar juara dunia lagi.

CEO Ducati, Claudio Domenicali sudah membuat ancang-ancang untuk mewujudkan ambisi meraih gelar juara itu sampai 2018. Mereka juga memperhitungkan kekuatan pesaing terberat, Honda dan Yamaha.

"Tahun lalu kami menunjukkan kecepatan sepeda motor dan kemajuan yang konstan dalam hal kinerja. Jadi saya pikir kami siap untuk mengambil langkah terakhir dan berjuang untuk mengejar gelar juara dunia," katanya dilansir Crash.net.

"Kami tidak melihat diri kita sebagai favorit untuk jadi juara, tapi kami merasa masih punya waktu. Perusahaan ini sedang tumbuh, didukung dengan perusahaan yang solid. Kas yang positif yang dapat terusĀ  mempertahankan investasi dan kami memiliki beberapa program jangka panjang," katanya.

"Jadi mari kita lihat apa yang terjadi pada tahun 2017, tapi tampaknya kita tidak meraih semua hal yang bisa dicapai pada tahun 2017," katanya..

"Jorge bersama dengan Casey akan membantu kita memahami bagaimana caranya untuk memperbaiki proyek ini, karena untuk memenangkan gelar juara berarti kita perlu untuk menyempurnakan setiap hal detail yang kecil dan memahami dengan sangat baik sekali perbedaan kondisi trek balap," katanya.

"Pada beberapa lintasan kita sudah memiliki pengalaman motor kita bisa jadi pemenang. Pada lintasan lainnya masih perlu kita perjuangkan," katanya.

Jorge Lorenzo © derapate.allaguida.it Jorge Lorenzo

"Jadi akan sangat tergantung pada seberapa cepat Gigi Dall'Igna dan para teknisinya dapat menyediakan sepeda motornya yang dibantu saran dari Casey dan Jorge. Jika hal itu terjadi dalam dua bulan, itu akan menjadi masalah yang sangat besar bagi orang lain!

"Karena kebanyakan itu akan memakan waktu satu tahun, kita akan memiliki satu tahun untuk belajar, berusaha untuk berbuat lebih baik dari tahun lalu, tapi kemudian akan menjadi jauh lebih siap lagi untuk musim 2018."

Saat ditanya lebih pasti kapan waktunya Ducati bisa menjadi juara dunia? Domenicalli menjawab; "Tahun 2017 tampaknya sangat tidak mungkin terjadi. Untuk tahun 2018 lebih mungkin, karena hanya ada satu orang yang bisa menjadi juara dunia. Saya pikir 2018 kita akan menjadi pesaing kuat, tapi mari kita lihat dulu bagaimana kemajuan orang lain. Mungkin Honda membuat sepeda motor yang super cepat, atau mungkin Vinales mulai menjadi pesaing super-kuat. Atau mungkin juga tidak?

"Pada akhirnya itu sangat sulit bagi mereka semua Karena itu adalah musim yang panjang, dengan banyak kondisi yang berbeda; Basah, kering, dingin, panas, dan sebagainya. Ini bukan hanya soal kecepatan tapi pikiran tetap fokus dan menjadi pesaing yang solid.

"Kami melihat diri kami sebagai perusahaan yang akan menjadi pesaing kuat untuk meraih gelar juara dunia untuk masa depan."

Musim lalu, Ducati berhasil meraih kemenangan pertama mereka sejak 2010. Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone saat itu berhasil merasakan kemenangan memakai motor Ducati. Dovizioso kini punya mitra baru. Dia akan berduet dengan Lorenzo mulai 2017 ini dilanjutkan dengan 2018.

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon