Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Total Denda yang Harus Dibayar Persib Gara-gara Ulah Penonton

logo Liputan 6 Liputan 6 23/12/2016

Liputan6.com, Bandung - Ajang Torabika Soccer Championship 2016 sudah berakhir. Namun, bagi Persib Bandung kompetisi sempalan tersebut masih menyisakan cerita. Ini menyangkut sanksi yang harus diterima tim berjuluk "Maung Bandung" akibat ulah penonton.

Komisi Disiplin (Komdis) PT Gelora Trisula Semesta (PT GTS) menjatuhkan sanksi denda kepada Persib gara-gara laga kandang terakhir TSC. Denda yang harus dibayarkan sebagai bentuk tanggung jawab tingkah laku buruk penonton itu, adalah sebesar Rp. 45 juta.

Dalam surat bernomor KD279-17122016, seperti dilansir situs resmi klub, tertulis bahwa pada pertandingan Persib kontra Pusamania Borneo FC, 14 Desember lalu, terlihat penyalaan flare dari tribun timur dan tribun utara stadion oleh suporter.

Pada laga terakhir itu, Persib mengalahkan Pusamania Borneo FC (PBFC) di Stadion Si Jalak Harupat, dengan skor tipis 1-0.

20160813- Pendukung Persib-Bobotoh-Viking-Bogor- Helmi Fithriansyah © Pendukung Persib memadati tribun penonton Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (13/8/2016). (Liputan6.com... 20160813- Pendukung Persib-Bobotoh-Viking-Bogor- Helmi Fithriansyah

Kemenangan itu membuat Persib kembali menempati posisi kelima klasemen. Dengan koleksi 54 poin, Persib unggul selisih gol atas PSM Makassar. Mereka juga hanya terpaut selisih gol dari Bhayangkara FC.

Karena hal ini merupakan pengulangan dari pelanggaran-pelanggaran sebelumnya, maka jumlah denda kali ini jauh lebih besar. Persib harus membayar sebesar Rp. 45 juta, jumlah denda, yang hitungannya dua hingga tiga kali lipat dari pelanggaran sebelumnya.

Sekadar catatan, sepanjang pagelaran TSC 2016 lalu, lebih dari Rp 200 juta harus dibayarkan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat karena ulah oknum suporternya. Andai tak ada pelanggaran dan denda, dana sebesar itu sebenarnya masih bisa dialokasikan ke hal-hal lain yang lebih bermanfaat seperti pembinaan Diklat yang kali ini memiliki tiga jenjang kelompok umur.

LAINNYA DARI LIPUTAN 6

image beaconimage beaconimage beacon