Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Usai Sabet Emas di SEA Games, Duo Pemanah Menuju Taipei

logo tribunnews.com tribunnews.com 19/08/2017 Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - Pemanah putri peraih medali emas SEA Games XXIX/2017, Sri Ranti bersama Yoke Rizaldi Akbar telah meninggalkan Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (18/8/2017) malam. Mereka akan memperkuat Kontingen Indonesia pada Universiade Asia yang digelar di China Taipei, 19-31 Agutus 2017.

"Sri dan Yoke akan memperkuat Kontingen Indonesia di Universiade Asia 2017. Dari Kuala Lumpur, mereka ke Jakarta dulu kemudian berangkat bersama anggota kontingen lainnya ke Taipei, Sabtu (19/8/2017) pagi," kata pelatih Tim Panahan Indonesia, Nurfitriyana Saiman yang ditemui di Hotel Royale Chulan Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (18/9/2017) malam.

Berbicara masalah belum adanya penambahan medali dari cabang panaham setelah meraih 2 emas dan 1 perunggu, anggota trio srikandi peraih perak Olimpiade Seoul 1998 ini menyebut, pasangan Prima Wisnu Wardhana/Dellie Threesya Dinda yang tampil di nomor Mix Compound, Jumat (18/9/2017) memang tidak ditargetkan. "Prima/Dellie memang tidak ditargetkan meraih medali karena saingan cukup berat," katanya.

Prima/Dellie tersingkir di babak penyisihan setelah kalah dari pasangan Myanmar, Ye Min Swe/Aung Ngeain dengan skor tipis 153-154.

"Prima/Dellie memang kalah di babak penyisihan tetapi mereka telah menunjukkan kemajuan prestasinya. Poin yang dicapai keduanya di atas poin saat mereka menjalani latihan persiapan SEA Games Malaysia 2017," jelasnya.

Di nomor Mix Compound ini, pasangan Ye Min Swe/Aung Ngeain membuat kejutan dengan meraih perak. Medali emas direbut pasangan Malaysia Fatin Nurfateha/Juwaidi dan perunggu direbut pasangan Vietnam, Nguyen Tien Cuong/Chau Kieu Oanh.

"Bukan hanya pasangan Malaysia dan Myanmar, tetapi Nguyen Tien Cuong/Chau Kieu Oanh ini bisa menjadi ancaman pada SEA Games 2019. Sebab, mereka nyaris mencatat total poin sempurna pada saat menghadapi pasangan Filipina untuk perebutan medali perunggu. Dalam 16 tembakan, mereka mencatat 159 poin. Itu luar biasa," timpal anggota Strength and Conditioning Satlak Prima, Hanafi Ramadhani yang terus mendampingi tim panahan Indonesia selama pertandingan di Kuala Lumpur.

Ketika ditanyakan peluang menambah medali emas setelah memenuhi target 2 emas di SEA Games Malaysia 2017, Nurfitriyani menjawab "Peluang masih ada di nomor Recurve putra dan putri.

Tapi, saya tidak berani menjanjikan medali karena lawan yang dihadapi memang cukup berat."

Tim panahan Indonesia akan menjalani latihan persiapan, Sabtu (19/8/2017). Mereka mulai bertanding lagi, Minggu (20/8/2017).

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon