Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Vinales Pelajari Data Rossi dan Lorenzo

logo tribunnews.com tribunnews.com 07/02/2017 Muhammad Barir

TRIBUNNEWS.COM - Pebalap anyar Yamaha, Maverick Vinales menunjukkan tekad kuatnya untuk bisa secepatnya beradaptasi dengan motor Yamaha M1. Karena itulah Vinales kemudian dengan tekun mempelajari data balapan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo musim lalu.

Vinales tak mau tekadnya bersaing di papan atas di musim perdana bersama Yamaha menguap begitu saja. Ia pun berusaha memaksimalkan seluruh waktu yang ia punya untuk mengenal motor Yamaha dengan lebih baik.

Salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan menelaah data balapan milik Rossi dan Lorenzo musim lalu. ”Saya membandingkan data yang ada dan coba memahami pengalaman para pebalap veteran, baik itu cara menggunakan rem belakang, mengendalikan gas agar tak tergelincir. Banyak hal yang masih bisa saya pelajari," kata Vinales seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales. © Crash.net Pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales.

Setelah melihat data balapan milik Rossi dan Lorenzo, Vinales makin semangat untuk terus menggali potensi yang ada dalam dirinya. ”Saya masih bisa meningkatkan kualitas dan cara balap saya. Lorenzo dan Rossi dalam beberapa aspek lebih baik dibandingkan saya. Data yang telah saya pelajari menunjukkan bagaimana saya harus mengubah gaya balap saya,” katanya.

Sejauh persiapan pramusim berjalan, Vinales menilai dirinya semakin bisa mengerti karakteristik motor Yamaha M1. Top Gun –julukan Vinales, menyebut bahwa antara motor Yamaha dan Suzuki yang menjadi kendaraannya musim lalu sebenarnya memiliki perbedaan yang tidak terlalu besar. ”Di sesi tes di Sepang, saya sudah merasa motor ini seperti bagian dari diri saya. Saya rasa tahun ini saya bisa selalu bersaing di garis depan,” tuturnya.

Vinales juga mengatakan metode yang dilakukan Yamaha dengan Suzuki relatif sama. Perbedaannya hanya terletak pada atmosfer saja. Para kru Yamaha, kata dia, sudah tahu apa yang harus dilakukan. Para mekanik tim yang bermarkas di Lesmo, Italia itu selalu tahu bagaimana cara untuk mengembangkan motor.

”Metode mereka (Yamaha dan Suzuki) tidak terlalu berbeda jauh. Kinerja mereka sama saja. Kami berbicara banyak kepada mekanik. Tapi Anda bisa merasakan atmosfer, mereka tahu pasti apa yang harus mereka lakukan di Yamaha. Anda tahu apa yang dibutuhkan dengan mengembangkan motor,” ujar rider 22 tahun itu.

Di Yamaha sendiri Vinales akan bekerja sama dengan mantan kepala kru Jorge Lorenzo, Ramon Forcada. Ia pun menilai Forcada memiliki karakter sama dengannya.

”Ketika akhir pekan kami stres, kami tetap berusaha untuk menyelesaikan segalanya dengan tenang. Saya pikir kami bisa mengelola tugas dengan baik. Ramon kaya pengalaman dan saya bisa belajar banyak darinya,” kata Vinales.

Lainnya dari tribunnews.com

tribunnews.com
tribunnews.com
image beaconimage beaconimage beacon