Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

WAWANCARA EKSKLUSIF - Egy Maulana Vikri: Bermimpi Ke Barcelona

logo Goal.com Goal.com 10/09/2017

Bintang Timnas Indonesia U-19 ini mengaku punya mimpi besar membela Barcelona, sembari menegaskan fokusnya kini hanya untuk Piala AFF U-18 2017.

Egy Maulana Vikri sekarang jadi salah satu pesepakbola palingbersinar di Indonesia. Performa briliannya bersama Timnas IndonesiaU-19 di Piala AFF U-18 2017, membuat semua sorotan tertujupadanya.

Mampu diposisikan sebagai gelandang serang maupun winger, Egymemiliki atribut yang lengkap. Dia punya kecepatan tinggi,kecerdasan taktik yang mumpuni, tembakan keras nan akurat, dan yangpaling memukau tentu saja gocekan mautnya.

Ditambah parasnya yang tampan, pemain kelahiran Medan ini tentusaja mudah jadi idola para pecinta sepakbola terutama kaum hawa.Goal Indonesia kemudian berkesempatan melakukan wawancara eksklusifdengan Egy, yang tengah berjuang di Myanmar.

Egy bercerita tentang bagaimana dirinya merintis karier sebagaipesepakbola profesional, pengalamannya mengikuti seleksi TimnasU-22, hingga mimpinya membela klub raksasa Eropa Barcelona. Berikutpetikan wawancara Goal Indonesia dengan pemain kelahiran 7 Juli2000 tersebut:

SIMAK JUGA: Egy Disamakan Dengan Messi

Bisa ceritakan bagaimana Anda mulai menyukai sepakbola?

Sejak kecil memang sudah suka menendang bola, dari saya mulaibisa berjalan. Selain itu bapak saya juga mantan pemain sepakbola,namanya Rahmad Syarifuddin. Bapak punya Sekolah Sepakbola (SSB)sendiri di Medan, tapi saya sebenarnya baru bergabung dua atau tigatahun lalu. Sebelumnya saya hanya ikut klub-klub biasa, nanti jikaada SSB mau pinjam [saya] baru dikasih.

Bagaimana Anda bertemu dengan Indra Sjafri?

Ketika menginjak usia sembilan tahun, saya masuk SSB Taman SetiaBudi Indah (Tasbi). Dari situ barulah saya rutin mengikuti bermacamkompetisi. Saya pun jadi terpantau sama coach Indra, tapisebenarnya yang membawa saya itu pak Subagja.

Khusus coach Indra saya belum bisa bicara banyak, karena sayabelum lama dilatih beliau. Hubungan saya dahulu lebih kepada pakBagja. Beliau adalah sosok yang selama ini membawa sayakemana-mana. Beliau yang menemukan saya, lalu beliaumerekomendasikan saya ke coach Indra.

Saya kemudian diikutkan seleksi Timnas U-14, ketika pelatihnyamasih Mundari Karya. Saya lolos, lantas ditawari masuk [sekolaholahraga] Ragunan. Ikut seleksi lagi untuk Timnas U-14, berlanjutke Timnas U-16 sampai sekarang.

A post shared by Goal Indonesia(@goalcomindonesia) on Sep 9, 2017 at 2:44am PDT

Apa target Anda bersama Timnas U-19 ini?

Juara Piala Dunia U-20 pastinya jadi keinginan kita semua. Tapikita harus memulainya dahulu di ajang Piala AFF U-18 ini. Kitabelum perlu berangan-angan juara, meski tentu saja kita inginjuara. Fokus satu per satu terlebih dahulu.

Sempat mengikuti seleksi timnas U-22, bagaimana kesan Anda?

Sewaktu mengikuti seleksi Timnas U-22, saya belum percaya diri.Apalagi bertemu para pemain yang lebih senior, saya yang palingkecil.

Awalnya saya sedikit takut dan merasa tidak enak, takutdikerjain. Apalagi ada idola saya juga di sana [Evan Dimas]. Namunternyata ketika latihan semuanya fokus, tidak ada yang iseng.Mereka justru memberi masukan pada saya untuk berlatih lebih keraslagi.

Egy Maulana Vikri © 2017 Goal.com Egy Maulana Vikri

SIMAK JUGA: Pemandu Bakat Eropa Pengaruhi MillaPanggil Egy

Melihat performa Anda, apakah sudah banyak tawaran datang dariklub-klub di Indonesia?

Tawaran? Masih rahasia [sambil tersenyum]. Tapi jujur, sayatidak tahu apakah saya mendapat tawaran atau tidak. Hal-hal sepertiitu sudah ditangani oleh pak Bagja.

Jika diberi pilihan untuk berkarier di Indonesia atau luarnegeri, apa pilihan Anda?

Saya memilih bermain di luar negeri, saya mau berkarier diEropa. Menurut saya di sana segalanya serba jelas, strukturnyasudah bagus. Impian saya ke Barcelona dan pemain favorit sayaadalah Lionel Messi.

Terakhir, apakah Anda punya target pribadi di Piala AFF U-18ini?

Tidak, saya tidak punya target pribadi, saya hanya ingin juarabersama tim!

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon