Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Liga Negara UEFA

logo Goal.com Goal.com 11/10/2017

Tidak lama lagi, lanskap sepakbola internasional di Benua Birubakal memiliki wajah baru.

UEFA selaku otoritas tertinggi sepakbola Eropa telah meluncurkan kompetisi baru antarnegara Eropa yang memiliki nama resmi UEFA Nations League. Bisa disebut Liga Negara UEFA atau cukup Liga Negara agar lebih ringkas.

© 2017 Goal.com

Tujuan dari digelarnya kompetisi baru ini adalah sebagai pengganti uji coba internasional, sehingga setiap negara bisa melakoni laga-laga kompetitif sebagai persiapan ideal jelang Piala Eropa atau Piala Dunia.

Untuk edisi perdana, yakni Liga Negara 2018/19, bakal digelar pada September 2018 hingga Juni 2019. Garis besarnya, terdapat empat divisi dalam liga ini dan turut diterapkan sistem promosi-degradasi. Selain itu, Liga Negara juga sedikit bersinggungan dengan kualifikasi Euro.

Terdengar membingungkan? Goal Indonesia mencoba menjelaskansegala hal berkaitan kompetisi antarnegara Eropa berformat baruini. Simak!

APAKAH ITU LIGA NEGARA UEFA?

Sebagaimana nama yang melekat, Liga Negara UEFA adalah sebuahkompetisi liga untuk 55 negara anggota UEFA. Liga ini akan terdiridari empat divisi yang ditentukan berdasarkan peringkat koefisienUEFA. Pada Rabu (11/10), UEFA telah mengumumkan para peserta darikeempat divisi ini.

Raksasa Eropa seperti Jerman, Spanyol, Prancis, Italia,Portugal, Belgia dan Inggris berada di Liga A yang total terdiridari 12 negara dengan peringkat koefisien UEFA tertinggi. Islandiadan Belanda masuk dalam divisi ini.

Di bawahnya terdapat Liga B yang juga terdiri dari 12 negara danberisikan tim-tim kelas dua Eropa semacam Wales, Rusia, Swedia, danRepublik Irlandia. Sementara Liga C berisikan 15 negara sepertiSkotlandia, Yunani, Serbia, dan Hongaria.

Terakhir terdapat divisi terbawah, Liga D, yang berkomposisi 16negara. Tim-tim semenjana semacam Kepulauan Faroe, Andorra, SanMarino, hingga dua anggota terbaru UEFA, Gibraltar dan Kosovotergabung dalam Liga D.

Dari Liga A sampai Liga D tersebut, tiap liga kemudian dibagi kedalam grup-grup. Di Liga A dan Liga B terdapat empat grup yangberisikan tiga tim di tiap grup. Liga C juga terdiri dari empatgrup, namun berisikan tiga sampai empat tim di tiap grup. AdapunLiga D memiliki empat grup dengan empat tim di tiap grup.

Fase grup ini akan dimainkan dengan format kandang-tandang dijeda internasional pada September, Oktober, dan November 2018.Setelah fase grup berlalu, khusus di Liga A akan digelar fase gugur“Final Four” yang diambil dari empat juara grup.

Artinya, bakal ada partai semi-final, final, dan perebutantempat ketiga pada Juni 2019 yang dimainkan dalam format satu legdi tempat netral. Kampiun Liga Negara 2018/19 tentu saja adalahpemenang di partai puncak.

Untuk negara-negara lain yang tidak terlibat dalam “Final Four”di atas, nasib mereka ditentukan oleh sistem promosi dan degradasi.Tim-tim yang berada di urutan buncit dalam grup di Liga A, B, dan Cbakal turun kasta ke liga di bawahnya. Adapun juara grup di Liga B,Liga C, dan Liga D bakal promosi ke liga di atasnya.

BAGAIMANA KAITANNYA DENGAN KUALIFIKASI EURO 2020?

Liga Negara UEFA kemudian memasuki kerumitan tertentu karenabersinggungan dengan kualifikasi Piala Eropa.

Pada dasarnya, kualifikasi Euro 2020 tetap dimainkan pada Maret2019 hingga Maret 2020 untuk menyeleksi tim yang layak tampil diputaran final. Hanya saja, tim-tim yang tidak lolos ke putaranfinal lewat jalur kualifikasi bisa mendapatkan “kesempatan kedua”untuk mentas di Euro 2020 jika bermain baik Liga Negara2018/19.

Kualifikasi Euro bakal mengirimkan 20 tim -- dua tim darisepuluh grup -- ke putaran final sehingga masih tersisa empat slotyang biasanya akan ditentukan lewat play-off. Nah, para pesertaplay-off ini adalah mereka yang lolos lewat jalur Liga Negara.

Pemenang di tiap grup di Liga A, B, C, D bakal saling beradudengan sistem mirip “Final Four” seperti di Liga A yang telahdijabarkan di awal. Untuk lebih memudahkan, fase ini bisa disebutsebagai Play-off Final Four. Pemenang Play-off Final Four dari LigaA, B, C, D inilah yang secara otomatis berhak memegang tiket keEuro 2020.

Yang menjadi rumit adalah jika pemenang dari tiap grup di LigaA, B, C, D tersebut juga sudah lolos ke Euro 2020 lewat jalurkualifikasi secara normal. Tempat mereka di babak Play-off FinalFour kemudian akan diganti oleh tim terbaik berikutnya darikeseluruhan Liga Negara yang belum lolos ke Euro 2020.

Jika dalam Play-off Final Four di tiap liga tidak komplet empattim, maka sisa tim bisa diambil dari liga di bawahnya. Misalnya,Play-off Final Four di Liga A hanya terdiri dari tiga tim, maka timkeempat diambil dari tim peringkat kelima terbaik yang belum lolosdari Liga B. Begitu seterusnya sampai Play-off Final Four di tiapdivisi liga terdiri dari empat tim yang belum lolos ke Euro 2020dari jalur kualifikasi.

Putaran final Euro 2020 sendiri juga akan berformat baru karenaakan dimainkan dimainkan di 13 kota dari 13 negara yang berbeda diseluruh penjuru Eropa.

More from GOAL.com

image beaconimage beaconimage beacon