Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Inilah Tips Safety Riding dan Penanganan Korban Kecelakaan

logo Republika.co.id Republika.co.id 16/04/2018 Hiru Muhammad

Penanganan dan pencegahan kecelakaan kendaraan roda dua di jalan raya dapat dilakukan dengan cepat dan tepat agar akibat buruk bagi korban dapat dihindari.

Menurut dr. Adhy Romy, dari Rumah sakit PMI Bogor, Ahad (15/4) di sela kegiatan sunday morning riding bersama Adira Insurance,  saat pertama kali melihat korban kecelakaan tergeletak di pinggir jalan adalah mengamankan lokasi kejadian. Khususnya dari kendaraan yang berlalu lalang. Hal ini penting untuk tidak memperburuk keadaan dan memudahkan evakuasi korban. 

Langkah berikutnya adalah memastikan kondisi korban apakah masih hidup atau sudah meninggal. Hal itu bisa dipastikan melalui denyut nadi di bagian leher korban. Apabila korban masih hidup atau sadar dan dapat diajak berbicara, bisa ditanyakan bagian mana yang sakit. Hal ini penting agar tidak terjadi salah penanganan dan memudahkan proses evakuasi korban ke lokasi yang lebih aman. 

Saat mengangkat korban, sebaiknya bagian yang dirasakan sakit oleh korban harus dilakukan dengan hati-hati. Korban dapat dievakuasi dengan cara menyilangkan tangan si penolong ke tubuh korban agar lebih kuat saat mengevakuasi.

Untuk mencegah musibah kecelakaan tersebut sebaiknya sebelum berkendara, pastikan kondisi badan dalam keadaan bugar. Badan yang sehat dapat diketahui dari istirahat yang cukup, makanan yang dikonsumsi, konsumsi air putih dan olah raga teratur.

Hal ini penting untuk menjaga konsentrasi yang sangat dibutuhkan dalam perjalanan. Saat hendak bepergian jauh sebaiknya pahami dahulu lokasi yang hendak dituju agar lebih mudah dicapai.

Menjaga kebugaran tubuh menjadi faktor penting bagi keselamatan berkendara © adira Menjaga kebugaran tubuh menjadi faktor penting bagi keselamatan berkendara

Menghindari konsumsi bahan makanan atau minuman berkafein seperti kopi secara berlebih. Kopi memang diperlukan untuk memacu stamina jantung yang dibutuhkan tubuh agar tetap bugar, namun konsumsi yang berlebih dapat mengakibatkan kondisi sebaliknya. "Minum maksimal satu atau dua gelas perhari," kata Adhy.

Faktor lain yang menentukan adalah pemahaman tertib lalu lintas dan sikap yang selalu mengutamakan safety riding  tersebut diatas bagi pengendara motor. Hal ini akan membantu menekan resiko kecelakaan di jalan raya.   

Lainnya dari Republika.co.id

Republika.co.id
Republika.co.id
image beaconimage beaconimage beacon