Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Diburu Wisatawan, Air Terjun Banyunibo di Gunungkidul

logo Kompas.com Kompas.com 11/01/2017 I Made Asdhiana

Gunungkidul saat ini menjadi daerah primadona para wisatawan saat berkunjung ke DI Yogyakarta.

© Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media

Kekayaan dan keindahan alamnya memikat wisatawan untuk datang ke kabupaten yang sebagian besar wilayahnya berupa pegunungan kapur ini.

Tidak hanya wisata alam berupa pantai yang dimilikinya, di Gunungkidul juga terdapat sejumlah goa dan air terjun yang patut masuk ke dalam daftar kunjungan Anda.

Khusus untuk air terjun, salah satu yang dapat Anda kunjungi adalah Air Terjun Banyunibo.

Berada di Dusun Batur, Desa Putat, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, untuk ke lokasi air terjun ini dapat ditempuh selama satu jam perjalanan dari Kota Yogyakarta.

Lokasinya tidak terlalu jauh dari obyek wisata Gunung Api Purba Nglanggeran.

Dari pusat kota Yogyakarta Anda hanya perlu menuju Jalan Wonosari. Terus ikuti jalan Wonosari hingga kantor pos polisi Pathuk.

Sampai sana terdapat pelang ke arah obyek wisata Nglanggeran dan ikuti arah tersebut.

Ikuti jalan yang berkelok-kelok menuju Nglanggeran, dan lokasi air terjun ini kurang lebih 2 kilometer selepas obyek wisata Nglanggeran.

Sesampainya di lokasi sekitar air terjun akan disambut dengan area parkir yang cukup luas. Dari lokasi tersebut untuk menyaksikan keindahan Banyunibo harus berjalan kaki kurang lebih 400 meter.

Akses untuk sampai lokasi air terjun sudah cukup baik, berupa jalan yang sudah dicor oleh masyarakat sekitar.

Setelah berjalan kaki sesaat, pengunjung dapat melihat keindahan air terjun setinggi kurang lebih 35 meter.

Saat musim hujan, air tejun tersebut memiliki debit air yang cukup besar.

Berada di antara perbukitan perpaduan pemandangan hijau dari bukit dan persawahan hijau menambah keindahan pemandangan sekitar air terjun.

Air terjun Banyunibo saat ini dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Banyunibo.

Sumadi, Wakil Ketua Pokdarwis Banyunibo, mengatakan, air terjun itu  mulai dibuka untuk umum pada tahun 2014.

Berita Terkait:

"Setelah dibuka untuk umum, kami melengkapinya dengan beragam fasilitas, mulai menyediakan area parkir yang luas, beberapa kamar mandi, serta mengeraskan jalan menuju air terjun," kata Sumadi.

Saat ini untuk menikmati keindahan air terjun Banyunibo, pengunjung tak ditarik biaya masuk. Mereka hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan.

Berkunjung ke Desa Putat, wisatawan tidak hanya bisa menikmati keindahan Air Terjun Banyunibo.

Kuliner ayam ingkung bisa didapatkan di Dusun Kampung Mas Plumbungan, aneka kerajinan kayu serta topeng ada di dusun Bobung, dan cemilan dari pisang yang diproduksi warga Kepil, Desa Putat. (/Hamim Thohari)

Editor: I Made Asdhiana

Copyright Kompas.com

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon