Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Angkatan Udara Saudi Cegat Dua Pesawat Tanpa Awak Houthi

logo Medcom.id Medcom.id 18/06/2019 Arpan Rahman

Riyadh: Pasukan Pertahanan Udara koalisi pimpinan Arab Saudi berhasil mencegat dan menjatuhkan pesawat tak berawak atau drone yang diluncurkan oleh Pemberontak Houthi dari Yaman. Serangan itu ditujukan ke arah warga sipil di daerah perumahan di Abha.

Pasukan Pertahanan Udara koalisi pimpinan Arab Saudi berhasil mencegat dan menjatuhkan pesawat tak berawak atau drone yang diluncurkan oleh Pemberontak Houthi dari Yaman. © Arpan Rahman Pasukan Pertahanan Udara koalisi pimpinan Arab Saudi berhasil mencegat dan menjatuhkan pesawat tak berawak atau drone yang diluncurkan oleh Pemberontak Houthi dari Yaman.

Juru bicara pihak koalisi menyatakan bahwa pada pukul 23:45 malam Senin 17 Juni, pasukan Pertahanan Udara koalisi mencegat dan menembak jatuh sebuah pesawat yang sarat dengan bahan peledak yang diluncurkan oleh milisi Houthi ke arah wilayah Kerajaan.

Dikutip dari Khaleej Times, Selasa 18 Juni 2019, ditegaskan bahwa upaya koalisi untuk membela negara dan mengonfirmasi pihaknya akan terus menetralkan kemampuan Houthi yang bermusuhan.

Houthi telah melancarkan beberapa serangan di Abha sejak pekan lalu ketika serangan rudal ke bandara melukai 26 orang pada Rabu 12 Juni. Tindakan ini memicu tindakan milter dari pihak koalisi pimpinan Arab Saudi.

Human Rights Watch (HRW) membantah serangan pada Rabu itu adalah sebuah kejahatan perang. Tetapi mereka mendesak agar pihak Houthi  menghentikan serangan terhadap warga sipil di Arab Saudi.

Pemberontak Houthi sejak Maret 2015 dihadapkan pada serangan udara pihak koalisi, telah memicu serangan yang menimbulkan korban pada warga sipil. Bandara pihak koalisi menjadi target utama dari serangan.

Serangan drone ini terjadi di saat ketegangan kawasan yang terjadi antara Iran dan Arab Saudi. Berulangkali Arab Saudi menuduh Iran mempersenjatai Houthi dengan senjata canggih, tetapi Iran membantah tuduhan itu.

More from Medcom.id

image beaconimage beaconimage beacon