Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Mahathir: Saya Tak Akan Mengingkari Janji Saya dengan Anwar Ibrahim

logo Kompas.com Kompas.com 31/07/2019 Ardi Priyatno Utomo

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. © Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menegaskan dia tidak akan mengingkari janji yakni menyerahkan kekuasaan kepada Anwar Ibrahim.

Ketegasan PM berjuluk Dr M itu sekaligus menepis desakan agar dia menjabat penuh selama lima tahun. Salah satunya datang dari Menteri Ekonomi Azmin Ali.

"Saya tidak akan mengingkari janji dengan Anwar. Apa pun yang terjadi, saya berpegang kepada janji yang saya buat," ujar Mahathir saat diwawancarai media Turki TRT World.

Dikutip Channel News Asia Rabu (31/7/2019), dia menjelaskan saat Pemilu 2018, menggulingkan Najib Razak adalah prioritas utama koalisi Pakatan Harapan.

Dia menanggapi pertanyaan apakah bakal ada perubahan dalam rencana suksesi menyusul ketegangan antara Anwar dengan Azmin dipicu oleh skandal video seks.

Namun, Mahathir mengatakan selama wawancara bahwa kapan persisnya momen dia bakal menyerahkan kursi orang nomor satu kepada Anwar "sangat sulit diprediksi".

"Yang paling penting adalah pada saat ini, kami sudah melihat banyak sekali peningkatan yang terjadi di negara ini," kata PM berusia 94 tahun itu.

"Dan saya pikir mungkin dalam satu atau dua tahun mendatang, kami bisa menghasilkan lebih banyak kebijakan supaya negara semakin sukses," paparnya.

Pada pemilu yang berlangsung Mei 2018, Mahathir memimpin koalisi Pakatan Harapan dan menumbangkan Najib beserta koalisi Barisan Nasional yang berkuasa sejak Malaysia merdeka.

Saat itu, disepakati bahwa Anwar yang sudah mendapat pengampunan Raja Malaysia pada 16 Mei 2018 bakal menggantikan Mahathir di tampuk kekuasaan dalam dua tahun.

Meski Partai Keadilan Rakyat sudah meminta supaya tenggat waktu itu dihormati, Mahathir sempat menyatakan dia belum memikirkan tanggal suksesi.

Namun pada Juni lalu, PM yang pernah berkuasa pada periode 1981 hingga 2003 itu menegaskan dia tidak akan menjabat sebagai PM Malaysia lebih dari tiga tahun.

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon