Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Geger Lelang Tas Sembako Jokowi Rp3 Miliar, Ini Kata Istana

logo Suara.com Suara.com 24/04/2018 Erick Tanjung

Lelang pengadaan tas bantuan sembako Presiden Joko Widodo senilai Rp 3 Miliar ramai diperdebatkan di media-media sosial. Informasi lelang tas sembako ini mulanya tersebar dari laman lpse.kemenkeu.go.id milik Kementerian Keuangan.

Presiden Joko Widodo menggendong salah satu anak PAUD TK Theresia di Kota Sorong, Papua Barat, Jumat (13/4). © PT Arkadia Media Nusantara Presiden Joko Widodo menggendong salah satu anak PAUD TK Theresia di Kota Sorong, Papua Barat, Jumat (13/4).

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengakui adanya lelang tersbeut. Menurutnya, pengadaan tas sembako tersebut diambil dari pos anggaran bantuan sosial Presiden.

"Jadi ada pos anggaran namanya bantuan sosial, itu sudah sejak zaman dulu kala sudah ada. Itu bukan pos yang baru, ini pos yang sejak lama, sejak Presiden terdahulu. Cuma bagaimana bentuknya, itu penggunaannya berbeda-beda," kata Pratikno di kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Dia menyatakan, proses pengadaan tas sembako bantuan Jokowi tersebut sudah sesuai prosedur yang ada dan bisa dipertanggungjawabkan.

"Kalau Bapak Presiden menggunakannya terbuka, semua orang tahu siapa yang menerima, dan kami akuntabel untuk administrasi," terang dia.

Untuk diketahui, pada laman lpse.kemenkeu.go.id, tercantum informasi soal lelang pengadaan tas sembako bantuan Presiden dengan kode lelang 23246011.

Pengadaan ini ada di bawah Kementerian Sekretariat Negara, satuan kerja Istana Kepresidenan Jakarta dengan nilai pagu paket Rp3 Miliar. Dana pengadaan tas sembako itu berasal dari APBN tahun anggaran 2018.

Dalam kunjungan kerja ke daerah, Presiden Jokow kerap membagi-bagikan sembako kepada masyarakat.  Sembako itu dibungkus di dalam tas bertuliskan "Bantuan Presiden Republik Indonesia".

Baru-baru ini, kupon sembako Jokowi berstempelkan Polri Resor Sukabumi sempat viral di media sosial yang menjadi polemik.

Kunjungi situs lengkapnya

image beaconimage beaconimage beacon