Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Pasien Covid-19 Meninggal Kebanyakan 50 Tahun ke Atas

logo Republika.co.id Republika.co.id 13/04/2020 Indira Rezkisari
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyampaikan faktor usia mendominasi korban meninggal virus corona di Tanah Air. © ANTARA/Nova Wahyudi Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyampaikan faktor usia mendominasi korban meninggal virus corona di Tanah Air.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagian besar pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia berusia di atas 50 tahun. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menjelaskan orang yang usianya di atas 50 tahun terlebih lansia memang yang paling rentan menunjukkan perburukan kondisi saat terinfeksi virus corona. Hal ini tentu berbeda dengan pasien dengan usia muda yang imunitasnya relatif lebih baik.

"Sebagian besar di atas 50 tahun dan memiliki penyakit comorbid (penyerta)," ujar Yurianto dalam keterangan pers, Senin (13/4).

Selain faktor usia, kondisi fisik juga diperparah dengan adanya komorbiditas atau penyakit penyerta yang dimiliki pasien positif Covid-19. Yurianto mengungkapkan, penyakit penyerta yang paling banyak diidap pasien Covid-19 yang meninggal dunia adalah hipertensi atau darah tinggi, diabetes, dan beberapa penyakit paru-paru kronis seperti asma, bronkitis, dan TBC.

Per hari ini, pemerintah mencatat terjadi penambahan sebanyak 316 kasus positif Covid-19 selama 24 jam terakhir. Total sudah ada 4.557 pasien positif Covid-19 di Indonesia. Dari angka tersebut, sebanyak 21 orang kembali dinyatakan sembuh sehingga total pasien sembuh sebanyak 380 orang.

Sedangkan 26 orang meninggal dunia dalam satu hari terakhir, sehingga total pasien meninggal 399 orang. Rasio jumlah kasus meninggal dunia terhadap total kasus positif di Indonesia tercatat sebesar 8,75 persen.

Berita Terkait Rekomendasi MSN:
Jokowi Minta Pasien Covid-19 Ditolong, Bukan Dikucilkan
MUI: Wabah Covid-19 Bukan Halangan untuk Beribadah
518 Hoaks Corona: Internet Gratis dan Dokter Italia Bunuh 3.000 Pasien

Lainnya dari Republika.co.id

Republika.co.id
Republika.co.id
image beaconimage beaconimage beacon