Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Polisi Ciduk Kawanan Begal yang Kerap Beraksi di Depok

logo Kompas.com Kompas.com 11/05/2020 Egidius Patnistik

Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah mengimbau warga untuk mengusi malam tahun baruan di rumah dengan berdoa, Selasa (31/12/2019). © Disediakan oleh Kompas.com Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah mengimbau warga untuk mengusi malam tahun baruan di rumah dengan berdoa, Selasa (31/12/2019). DEPOK, KOMPAS.com - Polisi meringkus empat pemuda berusia 17 tahun yang diidentifikasi sebagai komplotan begal.

Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah menyebutkan, komplotan itu kerap berkeliling menggunakan sepeda motor di kawasan Depok dan Jakarta Selatan pada dini hari. Saat berkeliling itu, mereka membegal para pengedara sepeda motor lainnya.

"Mereka berkeliling dan mendapatkan korbannya yang sedang menggunakan sepeda motor sendirian, dipepet oleh pelaku menggunakan tiga motor, 6 orang," kata Azis kepada wartawan dalam konferensi pers, Senin (11/5/2020).

"Setelah korban diancam senjata tajam, maka takut dan dipepet hingga jatuh, lalu motor diambil dan korban ditinggalkan," imbuh dia.

Azis menyampaikan, empat begal yang ditangkap yakni M, B, Z, dan G berperan masing-masing sebagai orang yang mencegat korban, menakut-nakuti korban dengan senjata tajam, dan sisanya mengawasi.

Masih ada dua anggota komplotan itu yang belum ditangkap polisi. Mereka merupakan otak di balik aksi kelompok tersebut.

"Sejauh ini mereka mengaku dua kali beraksi. Pertama di Tanjung Barat, kedua di Pancoran Mas. Ada juga pelaku yang residivis kasus tawuran," ujar Azis.

Ia menambahkan, komplotan itu terlibat dalam kasus pembegalan di Cipayung, Depok pada 27 April lalu.

"Pelaku kami sangkakan Pasal 368 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara," kata Azis.

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon