Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Soal Mudik, Anies Baswedan Minta Warga DKI Tak Egois

logo Tempo.co Tempo.co 22/05/2020 Tempo.co
foto © Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat jangan memikirkan diri sendiri dengan melakukan mudik dan balik pada Idul Fitri 1441 Hijriah selama masa pembatasan sosial berskala besar atau PSBB.

Anies menyebut jika terjadi arus mudik dan arus balik, akan berpotensi terjadinya gelombang pandemi Covid-19 kedua yang sangat besar.

"Karena itu jangan mengambil sikap yang tidak mementingkan kepentingan orang banyak," kata Anies.

Karena, kata dia, banyak di antara masyarakat yang sudah terpapar Covid-19 tidak bergejala, sehingga dengan tidak adanya keluhan bukan berarti aman.

"Jajaran pemprov bukan hanya memantau tempat ibadah, semua bisa ditegur, semua dikenakan sanksi. karena jelas aturannya, semua kegiatan yang mengumpulkan banyak orang tidak diizinkan," ucap Anies.

Pemprov DKI Jakarta sendiri telah mengeluarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 47 Tahun 2020 tentang tentang pembatasan kegiatan berpergian keluar masuk Provinsi DKI Jakarta dalam rangka pencegahan Covid-19.

Adapun terkait dengan sanksi yang akan dikenakan bagi para pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di Jakarta, Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan Peraturan Gubernur nomor 41/2020 tentang sanksi bagi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sanksi-sanksi yang akan dikenakan kepada pelanggar mulai dari teguran tertulis, kerja sosial, hingga denda berbayar.

Berita Terkait Rekomendasi MSN: 

Perjalanan KRL dan TransJakarta Dibatasi pada Perayaan Idul Fitri

Presiden Anjurkan Silaturahim Virtual Saat Lebaran

Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada Minggu 24 Mei

Lainnya dari Tempo.co

image beaconimage beaconimage beacon