Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Wagub DKI Pastikan Jalan yang Rusak akibat Proyek Sumur Resapan Bakal Diperbaiki

logo Kompas.com Kompas.com 02/12/2021 Jessi Carina
Penutup sumur resapan di Jalan Intan, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, yang baru saja dibangun tampak sudah jebol, Jumat (26/11/2021). Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta mengatakan penutup yang jebol itu adalah penutup sementara dan Jumat ini telah diganti dengan yang permanen. © Disediakan oleh Kompas.com Penutup sumur resapan di Jalan Intan, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, yang baru saja dibangun tampak sudah jebol, Jumat (26/11/2021). Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta mengatakan penutup yang jebol itu adalah penutup sementara dan Jumat ini telah diganti dengan yang permanen.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut akan memperbaiki sejumlah jalan di Ibu Kota yang rusak akibat proyek sumur resapan.

"Kami sudah cek, yang (jalan) rusak itu selalu harus langsung segera diperbaiki," kata Riza usai mendatangi Gedung Cyber yang terbakar di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (2/12/2021) malam.

Riza mengatakan, proyek sumur resapan yang dikerjakan oleh pihak ketiga atas ketentuan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, harus sesuai spesifikasi.

Baca juga: Pemprov DKI Akan Tetap Bangun Sumur Resapan pada 2022 meski Anggaran Dihapus DPRD

"Ada yang tutupnya ambles, tutupnya masih sementara bukan permanen segera akan ditutup dengan yang permanen yan lebih kuat," ujar Riza.

Adapun pembuatan sumur resapan sebagai salah satu penanganan banjir di Jakarta ditargetkan selesai pada akhir tahun 2021.

"Ya di akhir tahun ini semua (pembuatan sumur resapan) selesai," kata Riza.

Sebelumnya, pengamat kebijakan publik Agus Pambagio mengatakan, saat ini banyak jalan di Jakarta yang jadi tidak rata akibat pembangunan sumur resapan.

"Sekarang jalan di Jakarta sudah tidak rata karena banyak sumur resapan yang sekarang diprotes," kata Agus dalam sebuah webinar, Kamis.

Baca juga: Sumur Resapan Disebut Tak Efektif, Dinas SDA DKI: Kami Bangun Standar Kementerian PUPR

Agus mengatakan, pembangunan sumur resapan tidak perlu menjadi kontroversi jika dilakukan dengan benar.

Apabila Pemprov DKI serius mengatasi banjir dengan sumur resapan, letak pembangunan pasti akan dilakukan lebih baik.

"Jadi apakah betul mengurangi banjir, itu hal-hal yang sebenarnya bisa dihindari," kata Agus.

Pemprov DKI Jakarta disebut dapat memperbaiki kebijakan sumur resapan dengan cara melakukan penghijauan dan pembangunan taman.

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon