Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Tol Cisumdawu Siap Operasi, Bandung-Sumedang Tak Perlu Meliuk di Cadas Pangeran

logo Kumparan Kumparan 28/11/2021 kumparanBISNIS
Foto udara proyek Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (28/6/2021). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO © Disediakan oleh Kumparan Foto udara proyek Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (28/6/2021). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO

Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) siap dioperasikan, khususnya ruas Cileunyi di Kabupaten Bandung hingga Cimalaka di Kabupaten Sumedang. Pengoperasian jalan tol tersebut diharapkan bisa dimulai pada Desember 2021.

Kesiapan pengoperasian Tol Cisumdawu ruas Cileunyi-Cimalaka itu diungkapkan Direktur Utama PT Jasa Sarana, Hanif Mantiq. Jasa Sarana merupakan BUMD milik Pemprov Jawa Barat, yang ikut dalam konsorsium Tol Cisumdawu.

"Dan kami berharap akhir Desember ini sudah full beroperasi ya, itu harapannya mudah-mudahan," katanya.

Jika ruas Cileunyi-Cimalaka pada Tol Cisumdawu sudah dioperasikan, maka perjalanan dari Bandung ke Sumedang dan sebaliknya, tak perlu lagi melintasi kawasan Cadas Pangeran yang jalannya meliuk-liuk.

Ruas Cadas Pangeran, penghubung utama jalur Bandung-Sumedang bisa dihindari jika Tol Cisumdawu sudah beroperasi. Foto: dbmtr.jabarprov.go.id © Disediakan oleh Kumparan Ruas Cadas Pangeran, penghubung utama jalur Bandung-Sumedang bisa dihindari jika Tol Cisumdawu sudah beroperasi. Foto: dbmtr.jabarprov.go.id

Ruas Cileunyi-Cimalaka pada Tol Cisumdawu yang siap dioperasikan, terbagi atas tiga seksi. Yakni seksi I Cileunyi-Rancakalong (11,45 km), seksi II Rancakalong-Sumedang (17,05 km), dan seksi III Sumedang-Cimalaka (4,05 km). Selain itu, seksi VI Ujungjaya-Dawuan (6,06 km) juga siap dioperasikan, plus akses tol ke Bandara Kertajati.

© Disediakan oleh Kumparan

"Sudah siap dibuka, termasuk akses jalan tol Kertajati yang ditopang oleh seksi empat sudah selesai,” ujar Hanif Mantiq.

Target Operasi Keseluruhan Molor ke April 2022

Sebelumnya, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, beserta Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menhub Budi Karya Sumadi, meninjau progres pembangunan Tol Cisumdawu ini pada 30 September 2021 lalu.

Foto udara proyek Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Ruas ini menjadi alternatif jalur Cadas Pangeran. Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO © Disediakan oleh Kumparan Foto udara proyek Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Ruas ini menjadi alternatif jalur Cadas Pangeran. Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO

Dalam kesempatan itu, Luhut meminta Tol Cisumdawu rampung dan dioperasikan akhir 2021 ini. "Harapan kita, proyek ini akan segera selesai dan tersambung dari Cileunyi sampai Dawuan di akhir tahun 2021. Ini sudah dimulai pada 2011 lalu," kata Luhut.

Tapi pada realisasinya, PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) yang menggarap pengerjaan seksi III hingga VI Tol Cisumdawu, masih harus menuntaskan pembebasan lahan di seksi IV Cimalaka-Legok (8,2 km) dan seksi V Legok-Ujungjaya (14,9 km). Menurut Hanif Mantiq, lahan yang sudah dibebaskan sejauh ini baru separuh dari yang dibutuhkan.

"Porsi lahan di dua seksi ini sudah di atas 50 persen, mudah-mudahan bisa dikebut. Target kami April 2022 ini bisa dibuka," imbuhnya.

Tol Cisumdawu memiliki panjang total 60,1 km, punya fungsi vital mendukung akses ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka.

LAINNYA DARI Kumparan

image beaconimage beaconimage beacon