Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Biografi Tokoh Dunia: Valentina Tereshkova, Gadis Desa yang Mengorbit Bumi

logo Kompas.com Kompas.com 25/02/2019 Veronika Yasinta

Valentina Tereshkova, perempuan pertama yang berada di angkasa luar. RIA Novosti archive/Wikipedia © Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Valentina Tereshkova, perempuan pertama yang berada di angkasa luar. RIA Novosti archive/Wikipedia

Pada 1963, dia menghabiskan hampir tiga hari di ruang angkasa dan mengorbit bumi selama 48 kali dalam kapsulnya, Vostok 6.

Dia adalah Valentina Tereshkova, perempuan pertama yang pergi ke luar angkasa.

Lahir di sebuah desa, Tereshkova berhasil menempuh perjalanan ke ruang angkasa. Kemudian dia berkeliling dunia untuk mempromosikan sains Uni Soviet dan terlibat politik.

Kehidupan awal

Anak kedua dari tiga bersaudara ini lahir dari pasangan Vladmimir Tereshkova dan Elena Fyodorovna Tereshkova pada 6 Maret 1937.

Valentina Tereshkova lahir di Bolshoye Maslennikovo, sebuah desa di dekat Sungai Volga, sekitar 22 km dari timur laut Moskwa.

Orangtuanya bekerja sebagai petani di lahan kolektif. Namun, sejak kecil dia tidak bisa merasakan kasih sayang ayahnya, yang terbunuh dalam Perang Dunia II.

Sang ibu membesarkan ketiga anaknya, Ludmilla, Valentian, dan Vladimir, dengan bekerja di pabrik tekstil. Valentina mulai bersekolah pada usia 8 tahun. Pada 1954, dia bekerja di pabrik tekstil.

Tekadnya untuk meniti karier membuatnya tak kenal kata menyerah untuk mendapat pendidikan. Dia melanjutkan studinya melalui kursus korespondensi dan belajar terjun payung di waktu luangnya.

Karier kosmonot

Setelah terinspirasi oleh Yuri Gagarin yang menjadi pria pertama di luar angkasa pada 1961, Valentina mengikuti program sukarela untuk pemerintah.

Berkat kemampuannya terjun payung sebanyak 126 kali, Valentina terpilih dalam latihan sebagai seorang kosmonot pada program luar angkasa Soviet 1962.

Bersama dengan empat perempuan lainnya, dia dilatih selama 18 bulan, termasuk tes untuk memastikan bagaimana dia bereaksi selama periode panjang sendirian, kondisi gravitasi ekstrem, dan gravitasi nol.

Valentina Tereshkov. (Shutterstock via Britannica) © Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Valentina Tereshkov. (Shutterstock via Britannica)

Dari lima perempuan yang dilatih, hanya Valentina yang diizinkan untuk mengorbit.

Dia dipilih untuk mengemudikan Vostok 6. Sebelumnya, Soviet meluncurkan kosmonot Valeriy Bykovsky dengan Vostok 5 pada 14 Juni 1963.

Menyusul kemudian, misi Valentina diluncurkan dua hari setelahnya. Pada pukul 12.30, 16 Juni 1963, dia meluncur ke luar angkasa.

Dengan menggunakan radionya, dia melaporkan sejumlah pemandangan yang dilihatnya.

"Saya melihat cakrawala. Cahaya biru. Inilah Bumi. Betapa indahnya. Semuanya berjalan baik," katanya.

Dia terlihat tersenyum dalam siaran televisi Soviet dan Eropa. Sebuah pensil dan catatan harian tampak melayang di depan wajahnya.

Pesawat luar angkasa Vostok 5 dan Vostok 6 tercatat mengorbit dengan jarak 5 km. Keduanya juga terlibat dalam komunikasi intens.

"Hei angkasa, lepaskan topimu. Saya sedang dalam perjalanan," katanya sebelum Vostok 6 meluncur.

Valentina mengorbit bumi selama 48 kali dalam waktu 70,8 jam atau kurang dari tiga hari.

Yuri Gagarin sebelum hanya mengorbit bumi sekali dan astronot Amerika Serikat yang meluncurkan misinya sebelum Valentina secara total mengorbit bumi sebanyak 36 kali.

"Valentina, saya sangat bahagia dan bangga, seorang gadis Uni Soviet menjadi perempuan pertama yang terbang ke angkasa," demikian pernyataan pemimpin Soviet Nikita Khrushchev.

Saat kembali dari perjalanannya, dia terjun payung menuju daratan dari ketinggian 20.000 kaki.

Valentina sejak itu menyandang gelar Pahlawan Uni Soviet.

Makan malam dengan penduduk desa

Sebelum berhasil menginjakkan kaki di daratan tanpa memar di wajah, Valentina harus menghadapi suatu masalah.

Terjadi kesalahan dalam perangkat lunak navigasi otomatis pesawat luar angkasanya, yang menyebabkannya menjauh dari bumi.

Namun, para ilmuwan Soviet dengan cepat mengembangkan algoritma pendaratan baru. Valentina pulang dengan selamat.

Dia mendarat di wilayah Altay dekat perbatasan Kazakhstan-Mongolia-China saat ini. Penduduk desa setempat membantunya melepaskan pakaian luar angkasanya. Mereka juga memintanya makan malam bersama.

Meski menerima tawaran penduduk, ternyata Valentina melanggar prosedur karena seharusnya dia menjalani tes medis terlebih dahulu.

Namun sisi baiknya, dia tetap disambut sebagai pahlawan. Dia menerima penghargaan Order of Lenin dan Medali Bintang Emas.

Dari kiri ke kanan Yuri Gagarin, Pavel Popovich, Valentina Tereshkova, dan pemimpin Uni Soviet Nikita Khrushchev di Mausoleum Lenin pada 1963.. RIA Novosti archive/Wikipedia © Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Dari kiri ke kanan Yuri Gagarin, Pavel Popovich, Valentina Tereshkova, dan pemimpin Uni Soviet Nikita Khrushchev di Mausoleum Lenin pada 1963.. RIA Novosti archive/Wikipedia Kehidupan setelah mengorbit bumi

Pada 3 November 1963, Valentina menikah dengan kosmonot Soviet Kolonel Andrian Nikolayev, yang mengorbit bumi sebanyak 64 kali pada 1962 dengan Vostok 3.

Putri mereka bernama Yelena Adrianovna Nikolayeva lahir pada 8 Juni 1964. Muncul kekhawatiran, bayi itu akan mengalami pengaruh paparan luar angkasa dari ayah dan ibunya.

Namun setelah memantau kondisi kesehatan gadis cilik tersebut, peneliti tidak menemukan adanya penyakit.

Setelah sukses membawa misi bersejarah, Valentina masih berkecimpung di bidang aerospace, termasuk menjadi juru bicara Soviet dan kemudian menerima Medali Emas Perdamaian PBB.

Dia tidak pernah terbang ke angkasa lagi. Tapi dia berhasil mendapat gelar doktor dalam ilmu teknis.

Valentina lulus dari Akademi Militer Udara Zhukovsky pada 1969. Dia juga menjadi anggota terkemuka Partai Komunis dan mewakili Uni Soviet di berbagai acara internasional.

Dia mengepalai Komite Soviet untuk Perempuan dari tahun 1968-1987. Wajahnya kerap memenuhi perangko, dengan gambar kawah di bulan.

Tereshkova dan Nikolayev bercerai pada 1980. Dua tahun kemudian, dia menikah engan Yuliy Shaposhnikov, seorang ahli bedah.

Sahabat terbaik

Pada 2007, ketika berulang tahun ke-70 tahun, Valentina mendapat kesempatan khusus merayakannya bersama Vladimir Putin.

"Jika saya punya uang, saya akan menikmati terbang ke Mars," katanya.

Sementara itu, kendaraannya di luar angkasa, Vostok 6, dipajang dalam pameran bertajuk "Cosmonauts: Birth of the Space Age" di Science Museum di London pada 2015.

Valentina menghadiri pembukaan pameran dengan menyebut pesawat luar angkasanya sebagai sahabat terbaiknya.

Editor: Veronika Yasinta

Sumber: SPACE.COM,Biography.com,Encyclopedia Britannica

Copyright Kompas.com

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon