Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Instagram Bantah Jutaan Data Pribadi "Influencer" Bocor

logo Kompas.com Kompas.com 24/05/2019 Reza Wahyudi

KOMPAS.com - Instagram membantah adanya kebocoran data pribadi dari jutaan akun brand populer, influencer, dan selebriti ternama.

Mereka mengklaim tidak ada e-mail maupun nomor ponsel pengguna yang diakses oleh perusahaan social media marketing asal India, Chtrbox.

"Berdasarkan hasil investigasi awal dari dugaan terkait penyalahgunaan data pengguna Instagram yang kami terima, kami menemukan bahwa tidak ada e-mail maupun nomor telepon pengguna Instagram yang diakses oleh Chtrbox," perwakilan Instagram dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Jumat (24/5/2019).

Menurut Instagram, kumpulan data yang dimiliki oleh Chtrbox adalah informasi yang tersedia secara publik dari berbagai sumber, salah satunya adalah Instagram.

Sebelumnya diberitakan, bahwa Chtrbox mencuri data pribadi, termasuk nomor ponsel dan e-mail dari enam juta akun influencer, brand, dan selebriti. Data tersebut dihimpun dan disimpan ke sebuah database online yang ditemukan oleh periset kemanan Anurag Sen.

Tech Crunch, yang bekerja sama dengan Sen menyebut database ini menyimpan 49 juta entri di Amazon Web Service tanpa password sehinga bisa diakses lebih mudah.

Namun, Instagram mengatakan bahwa hanya ada 350.000 data pengguna yang tersimpan di database Chtrbox, bukan 49 juta sebagaimana yang disebutkan.

"Chtrbox tidak dapat mengakses data pribadi seperti nomor telepon maupun alamat e-mail di API Instagram. Mereka hanya dapat mengakses informasi yang tersedia secara publik, seperti likes," jelas Instagram.

Ilustrasi Logo Instagram Hollywood Reporter © Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media Ilustrasi Logo Instagram Hollywood Reporter

Beberapa nomor ponsel dan e-mail influencer yang tersimpan di database Chtrbox, diperoleh langsung dari pengguna yang mendaftarkan diri ke Chtrbox di India. Selain itu, nomor ponsel dan alamat e-mail juga dihimpun dari profil publik akun pengguna, seperti yang tercantum dalam bio Instagram.

Meski informasi itu bersifat publik, Instagram menegaskan hal itu tetap melanggar kebijakan Instagram.

"Aktivitas ini melanggar kebijakan Instagram dan kami telah mencabut akses bagi Chtrbox ke Instagram," jelas Instagram.

Mereka juga mengatakan bahwa informasi kontak pribadi yang didapatkan Chtrbox, dilakukan melalui riset online, pemasaran online, dan melalui berbagai pertemuan tatap muka secara personal di India.

Instagram mengklaim tidak ada bukti adanya celah keamanan yang bisa diakses Chtrbox secara ilegal untuk mengais informasi pribadi pengguna.

"Informasi yang dimiliki oleh Chtrbox dikumpulkan dari beberapa sumber, termasuk para influencer yang menggunakan Chtrbox secara langsung, maupun media sosial lainnya. Chtrbox telah memberikan pernyataan kepada kami bahwa informasi tersebut tidak spesifik terhadap Instagram," pungkas Instagram.

Penulis: Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Editor: Reza Wahyudi

Copyright Kompas.com

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon