Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Ongkos Pengapalan Naik 900 Persen, Industri Mebel Sulit Beralih ke Kargo Udara

logo Tempo.co Tempo.co 04/10/2021 Tempo.co
foto © Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Presidium Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Abdul Sobur menjelaskan kendala penggunaan kargo jalur udara untuk mengirimkan produk mebel selama ini. Industri kesulitan mengirim lewat udara karena keterbatasan ukuran ruang dari kargo udara.

Ia menyebutkan ekspor produk mebel Indonesia didominasi barang berukuran besar yang dikirim dalam bentuk bulk. “Rata-rata pengiriman dari Jawa Timur bisa mencapai 4.000 kontainer per bulan. Sementara satu pesawat setidaknya hanya bisa memuat 1 atau 2 kontainer dalam sekali penerbangan,” kata Abdul, Ahad, 3 Oktober 2021.

Oleh karena itu, tak semua jenis produk mebel bisa dikirim melalui jalur udara. Meskipun dari sisi kecepatan pengiriman, kargo udara lebih unggul ketimbang kargo laut.

Hal tersebut disampaikan Abdul menanggapi saran Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi agar pelaku UKM khususnya yang mengekspor produk berukuran kecil atau ringan, untuk beralih dari pengiriman jalur laut ke jalur udara.

Pasalnya, saat ini tarif pengiriman barang ekspor melalui jalur laut mengalami peningkatan lima hingga sepuluh kali lipat dari sebelumnya. Adapun biaya pengapalan kini mencapai US$ 10.000 sampai US$ 20.000 per kontainer.

Lebih jauh Abdul menyatakan, pengiriman produk dengan ukuran lebih kecil lebih ideal untuk didorong menggunakan kargo udara. Termasuk mebel dengan karakteristik bongkar pasang atau untuk produk UKM lainnya seperti makanan dan minuman.

“Ini ide yang logis, terutama untuk produk-produk berukuran lebih kecil seperti mebel yang knockdown atau makanan dan minuman,” ucap Abdul.

Industri mebel sejak akhir tahun lalu merasakan kenaikan biaya pengapalan. Hal ini terutama untuk pengiriman lintas benua seperti ke Amerika Serikat dan Eropa. Biaya pengapalan kontainer berukuran 40 kaki untuk tujuan Amerika Serikat per Agustus 2021 mencapai US$ 21.500 menurut data yang dihimpun HIMKI.

Biaya itu melonjak hingga 838 persen dibandingkan dengan Agustus 2020 sebesar US$ 4.000 per kontainer. Oleh karena itu kalangan industri mebel sangat terimbas. “Untuk rute Cina, negara Asia lain dan Asia Tenggara tidak terlalu signifikan karena perdagangan dua arah masih terjadi. Sementara pengapalan lintas benua naik sampai 900 persen,” kata Abdul.

BISNIS

Baca: Jumlah Gerai IKEA Ditargetkan Bertambah Empat Kali Lipat dalam 2 Tahun

Lainnya dari Tempo.co

image beaconimage beaconimage beacon