Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Pendiri Uber Investasi ke Startup Indonesia

logo Medcom.id Medcom.id 22/03/2019 Cahyandaru Kuncorojati

Dari berbagai nilai suntikan dana ke startup Indonesia yang menarik perhatian, kabar terbaru datang dari startup logistik Kargo Technologies.

Dikutip dari Nikkei Asian Review, startup ini baru menerikan suntikan dana dari pendiri sekaligus mantan CEO Uber Travis Kalanick.

Kalanick disebut ikut bersama pengumlan dana sebesar USD7,6 juta (Rp107,1 miliar) lewat venture capital Sequoia Capital India kepada startup Kargo yang beridi sejak akhir 2018. Belakangan diketahui bahwa Kargo juga didirikan oleh mantan petinggi Uber Indonesia.

Tiger Fang yang pernah menjabat sebagai Country General Manager Uber Indonesia adalah satu satu pendiri Kargo. Fang di tahun 2014 membantu Uber untuk bisa menggelar layanan di Indonesia.

Pada Juni 2018, Kalanick dipaksa mengundurkan diri sebagai CEO Uber, perusahaan yang dia bantu dirikan sembilan tahun lalu. Selama dia menjabat sebagai CEO Uber, Kalanick disalahkan karena membangun budaya perusahaan yang beracun, yang pada berujung pada berbagai skandal yang melanda Uber pada 2017.

Selama dia memimpin Uber perusahaan telah dituduh atas berbagai hal, mulai dari pelecehan seksual, pencurian rahasia perusahaan pengembang mobil otonom lain, sampai mengembangkan alat untuk menghindari polisi.

Pendanaan kali ini menjadi debut pertama Kalanick di Asia Tenggara. © Cahyandaru Kuncorojati Pendanaan kali ini menjadi debut pertama Kalanick di Asia Tenggara.

Namun jabatan tersebut ternyata hanya diemban selama dua tahun. Fang sebagai CEO dan Yodi Aditya sebagai CTO kemudian mengembangkan Kargo Technologies. Startup ini menawarkan platform untuk jasa pengiriman logistik dan penggunanya bisa memantu proses pengiriman secara real-time.

Kalanick sendiri memang tengah menggelar program pendanaan atau sebuah venture capital bernama 10100 yang dimulai sejak Maret 2018.

"Gagasan besarnya adalah menyediakan lapangan pekerjaan yang besar," tulis Kalanick di halaman situs program pendanaan tersebut.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Kargo Technologies sebelumnya didirikan tahun 2016 kemudian dibeli oleh Fang sehingga dia menjabat sebagai CEO. Kargo sudah menerima pendanaan dari beberapa venture capital, mulai dari Agaeti Ventures, Intudo Ventures, ATM Capital, dan Innoven Capital.

Bukan hanya bidang logistik, venture capital Kalanick juga enanamkan investasi di e-commerce, real estate dan teknologi baru di Tiongkok dan India. Setelah menjual hampir sepertiga dari sahamnya ke SoftBank Capital, Kalanick memang memiliki dana yang cukup untuk menanamkan investasi di berbagai perusahaan.

Saat ini, Kalanick telah menjadi anggota dewan dari dua perusahaan, yaitu Uber dan Kareo, startup medis tempatnya menanamkan investasi sebagai angel investor.

More from Medcom.id

image beaconimage beaconimage beacon