Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Terkini Bisnis: Penolakan PPN Sembako, Patung Soekarno di Bukit Algoritma

logo Tempo.co Tempo.co 11/06/2021 Tempo.co
foto © Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

TEMPO.CO, Jakarta -Berita terkini ekonomi dan bisnis dimulai dengan penolakan kebijakan PPN sembako dari sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan, dan perikanan. Kemudian penjelasan dari manajemen PT Lion Mentari Airlines ihwal wafatnya Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong di pesawat Lion Air JT 740 rute Bali-Makassar, Rabu, 9 Juni 2021.

Selain itu informasi yang menyebutkan bahwa patung Presiden RI pertama, Soekarno, dengan ukuran besar akan dibangun di area proyek Bukit Algoritma. Hal itu disampaikan Ketua pelaksana KSO PT Kiniku Bintang Raya, Budiman Sudjatmiko. Berikut adalah ringkasan dari ketiga beritanya:

1. Inilah Mereka yang Menyatakan Menolak Kebijakan PPN Sembako

Masyarakat dari berbagai lapisan menolak rencana pemerintah mengenakan pajak pertambahan nilai atau PPN atas barang bahan pokok atau sembako dari sektor pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan, dan perikanan. Kebijakan itu tertuang dalam rencana perluasan objek PPN yang diatur di Revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar, misalnya, meminta pemerintah meninjau ulang rencana itu karena akan berpotensi memperberat kondisi masyarakat di tengah krisis. “Apalagi kebijakan tersebut digulirkan di masa pandemik dan situasi perekonomian saat ini yang sedang sulit," kata Cak Imin, panggilan akrab Muhaimin Iskandar, Kamis 10 Juni 2021.

Cak Imin menilai upaya pemerintah mengenakan pajak pada bahan pokok akan membebani masyarakat karena saat ini pedagang pasar sedang mengalami kondisi sulit. Menurut dia, lebih dari 50 persen omzet dagang menurun.

Ketua Umum DPP PKB itu menilai, jika sembako terkena PPN, akan berlaku teori efek domino. Artinya, saat daya beli masyarakat menurun, terutama pekerja atau karyawan perusahaan, perekonomian makin sulit untuk bangkit.

Baca berita selengkapnya di sini.

2. Penjelasan Lion Air Soal Wafatnya Wabup Kepulauan Sangihe di Pesawat JT 740

Manajemen PT Lion Mentari Airlines memberikan penjelasan ihwal wafatnya Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong di pesawat Lion Air JT 740 rute Bali-Makassar, Rabu, 9 Juni 2021. Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan penumpangnya yang duduk di kursi nomor 25E sempat membutuhkan pertolongan medis sebelum dinyatakan meninggal.

foto © Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong di ruang kerjanya. ANTARA/HO-Dok. Pribadi

“Pada pukul 15.40 WITA, terdapat satu penumpang yang membutuhkan pertolongan medis lebih lanjut,” ujar Danang dalam keterangannya, Kamis, 10 Juni 2021.

Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong melakukan perjalanan dinas untuk menghadiri rapat dengan wakil bupati seluruh Indonesia di Bali. Didampingi ajudannya, Harmen Kontu, ia pulang naik pesawat Lion Air rute Denpasar-Makassar-Manado dengan jadwal lepas landas dari Bandara Internasional Ngurah Rai pukul 15.08 WITA.

Helmud duduk di kursi nomor 25E, sedangkan ajudannya di kursi sebelahnya, yaitu 25F. Di dalam pesawat, Helmud batuk-batuk dan mengeluarkan darah dari hidung serta mulut.

Danang menerangkan, pimpinan awak kabin bersama kru lainnya langsung menghampiri Helmud untuk mengetahui kondisinya. Setelah mendapatkan informasi detail, pimpinan awak kabin bertanya kepada penumpang apakah di dalam pesawat itu terdapat dokter atau tenaga medis yang dapat membantu memberikan pertolongan.

Baca berita selengkapnya di sini.

3. Budiman Sudjatmiko Sebut Patung Soekarno Akan Didirikan di Bukit Algoritma

Ketua pelaksana KSO PT Kiniku Bintang Raya, Budiman Sudjatmiko, menyebut akan membangun patung Presiden RI pertama, Soekarno, dengan ukuran besar di area proyek Bukit Algoritma. Proyek Bukit Algoritma yang tengah digagas sebagai pusat pengembangan teknologi dan industri 4.0 itu berlokasi di Cikidang dan Cibadak, Sukabumi.

© Disediakan oleh Tempo.co Patung Presiden RI ke-1 Sukarno di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Ahad, 6 Juni 2021. Patung bernama Bung Karno Berkuda ini diresmikan langsung oleh putri Sukarno sekaligus Presiden RI ke-6, Megawati Soekarnoputri bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subiano. TEMPO/Muhammad Hidayat

“Patung beliau bukan semata-mata untuk mengingat beliau sebagai Founding Father kita saja, namun sosok Bung Karno juga menjadi daya semangat dan keyakinan saya untuk membangun Bukit Algoritma ini,” kata Budiman, seusai peletakan Batu Pertama di Cikidang, Rabu, 9 Juni 2021.

Budiman mengatakan sosok Bung Karno ada di Bukit Algoritma karena teringat pesannya di Universitas Gadjah Mada pada tahun 1951 saat berpidato tentang ilmu pengetahuan dan kemajuan peradaban manusia, khususnya bangsa Indonesia.

“Ilmu pengetahuan akan berguna jika dipraktikan untuk kehidupan kemanusiaan atau praktik hidup sebuah bangsa, begitu kata bung Karno. Jadi rencananya patung beliau pun akan kami bangun di depan Gedung Neuroscience atau ilmu struktur, fungsi dan cara kerja otak,” ucap Budiman.

Budiman Sudjatmiko menyebut selain membangun patung Bung Karno sebagai perwujudan mimpi bangsa Indonesia akan pengetahuan, juga di Bukit Algoritma akan dibangun pusat riset teknologi komunikasi antar internet dengan jaringan 6G yang dia namakan Internet of Things Park.

Baca berita selengkapnya di sini.

Baca Juga: Alasan Sri Mulyani Irit Bicara Soal PPN Sembako dan Isi RUU KUP

Lainnya dari Tempo.co

image beaconimage beaconimage beacon