Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

4 Perbedaan Mindset Orang yang Bermental Miskin vs Orang Bermental Kaya, Kamu Masuk yang Mana, Nih?

logo Beautynesia Beautynesia 15/10/2021 Fina Prichilia
© Disediakan oleh Beautynesia

Pernahkah kamu berpikir mengapa orang lain di luar sana mudah sekali untuk mendapatkan kekayaan? Padahal kamu belum tentu tahu apa yang dia lakukan untuk mendapatkan kekayaan tersebut.

Bisa dibilang dia yang bisa meraih kekayaan memang memiliki mental kaya sejak dini, sementara sisanya mungkin adalah orang yang ingin kaya namun masih memiliki mental miskin.

Nah, dua tipe orang tersebut tentu memiliki mindset atau cara berpikir yang berbeda. Untuk mengetahui kamu memiliki mindset yang mana, kamu bisa simak penjelasan berikut ini.

Bekerja untuk Uang vs Uang yang Bekerja

Bekerja untuk uang © Disediakan oleh Beautynesia Bekerja untuk uang

Bekerja untuk uang/ Foto: freepik.com

Umumnya, orang bermental miskin berusaha sekeras mungkin untuk mendapatkan uang. Termasuk dengan mengambil double job atau bahkan lembur hingga kelelahan. Padahal orang yang bermental kaya cenderung berpikir bagaimana uang bisa bekerja agar terus bertambah setiap saat. Baik itu dengan membangun bisnis atau menginvestasikan sebagian besar uang agar bisa menghasilkan lebih banyak pemasukan.

Terlebih melansir Make It, orang bermental kaya percaya bahwa membangun bisnis adalah cara tercepat untuk menghasilkan uang, sementara kebanyakan orang menganggap membangun bisnis adalah hal yang berisiko.

Jajan vs Investasi

Berinvestasi sejak dini © Disediakan oleh Beautynesia Berinvestasi sejak dini

Berinvestasi sejak dini/ Foto: freepik.com

Jika kamu masih berpikir untuk memuaskan hasrat untuk jajan di saat menerima gaji, maka kamu belum memiliki mental kaya. Bayangkan jika uang gajimu selalu habis setelah gajian, maka bagaimana bisa uangmu akan terkumpul?

Kamu perlu contoh mindset orang kaya yang menyisihkan sebagian pemasukannya untuk berinvestasi sedini mungkin. Melansir Forbes, semakin dini kamu berinvestasi, maka lebih ada banyak waktu agar uang bisa berkembang bahkan sebelum kamu mungkin membutuhkannya.

Rencana vs Action

Mengeksekusi rencana © Disediakan oleh Beautynesia Mengeksekusi rencana

Mengeksekusi rencana/ Foto: freepik.com

Semua orang pasti ingin menjadi kaya dan berkecukupan. Mereka juga merancang strategi dan ide-ide agar bisa menghasilkan uang. Namun sayangnya mereka tidak segera melakukan action, sehingga rencana yang disusun hanya tinggal rencana.

Berbeda dengan orang yang bermental kaya, mereka justru segera melakukan aksi untuk mewujudkan rencananya. Bukan tanpa perhitungan, tentu mereka tetap menimbang risiko yang mungkin terjadi. Keberanian adalah kunci untuk melakukan aksi. Jika kamu takut untuk mengeksekusi ide, lalu kapan kamu bisa maju?

Zona Nyaman vs Risk Taker 

Berani mengambil risiko © Disediakan oleh Beautynesia Berani mengambil risiko

Berani mengambil risiko/ Foto: freepik.com

Hal lain yang paling mencolok dari perbedaan mindset orang bermental kaya dengan orang bermental miskin adalah keberaniannya untuk mengambil risiko. Orang bermental miskin biasanya sudah nyaman dengan pekerjaan dan gajinya serta enggan untuk berkembang. Sedangkan seseorang dengan mental kaya biasanya suka tantangan dan berani mengambil risiko untuk berkembang.

Jika kamu takut untuk mengambil risiko, maka kamu perlu ingat apa yang pernah dikatakan CEO Facebook, Mark Zuckerberg, bahwa 'Satu-satunya strategi yang dijamin gagal adalah tidak mengambil risiko.'

---------------------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

Lainnya dari Beautynesia

image beaconimage beaconimage beacon