Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Bertepatan Hari Anak Nasional, Ini 5 Cara Mengetahui Minat dan Bakat Anak Sejak Dini

logo Beautynesia Beautynesia 23/07/2021 Rini Apriliani
© Disediakan oleh Beautynesia

Selamat hari Anak Nasional! Bertepatan dengan hari Anak, ada beberapa hal yang mulai harus diperhatikan oleh orangtua saat anak mulai memasuki masa tumbuh kembang. Hal tersebut adalah minat dan bakat sang anak, orangtua tidak boleh melewatkan masa-masa ini.

Bakat anak sudah bisa dilihat sejak mereka kecil, namun sebagian orangtua terkadang kurang memahami hal semacam ini. Momen ini tentu sangat disayangkan, mengingat anak dalam masa tumbuh kembang seharusnya bisa mengeksplorasi banyak hal. Sebaiknya orangtua memiliki kemampuan untuk mengarahkan anaknya secara tepat dan sesuai usia mereka. 

Minat dan bakat yang dimiliki oleh anak ini nantinya akan menjadi life skill tersendiri untuk mereka bertahan hidup dan menjadi bekal hingga mereka dewasa. Merangkum dari berbagai sumber, berikut 6 cara yang bisa orangtua lakukan untuk mengenali minat dan bakat sang anak sejak usia dini.

1. Mengamati Tingkah Laku Anak

Foto: Amati tingkah laku/pexels.com/alexander dummer © Disediakan oleh Beautynesia Foto: Amati tingkah laku/pexels.com/alexander dummer

Foto: Amati tingkah laku/pexels.com/alexander dummer

Langkah pertama yang bisa dilakukan orangtua adalah memperhatikan tingkah laku sang anak. Sebagai orangtua, maka kamu harus memperhatikan kebiasaan dan kegemaran mereka dari kegiatan yang dilakukan sehari-hari. Jenis kegiatan apa yang mungkin membuat anak merasa senang dan ingin terus melakukannya lagi. 

Poin tersebut menunjukkan bahwa bisa jadi bakat sang anak adalah sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan tersebut. Jika sudah ditemukan, orangtua harus mencari cara atau sarana yang tepat untuk menyalurkan bakat si anak agar bisa dikembangkan dan berguna untuk mereka ke depannya.

2. Memberikan Kebebasan untuk Anak Memilih

Foto: Kebebasan untuk memilih/pexels.com/gustavo fring © Disediakan oleh Beautynesia Foto: Kebebasan untuk memilih/pexels.com/gustavo fring

Foto: Kebebasan untuk memilih/pexels.com/gustavo fring

Beberapa orangtua seringkali mengalami kesalahpahaman terhadap minat dan bakat si anak. Seperti kasus dimana orangtua meminta anak untuk melakukan aktivitas yang belum tentu mereka sukai, tanpa membicarakan apapun kepada sang anak.

Kesalahpahaman tersebut bisa menyebabkan keterlambatan eksplorasi bakat anak yang sesungguhnya. Cara mengatasinya, orangtua bisa coba untuk memberikan kebebasan bagi anak untuk memilih atau memainkan apapun yang ia inginkan. Sepanjang masih dalam batas yang wajar dan segi yang positif, tidak ada salahnya sebagai orangtua untuk memberikan dorongan dan dukungan kepada mereka.

3. Membangun Komunikasi Positif

Ilustrasi Ibu dan Anak © Disediakan oleh Beautynesia Ilustrasi Ibu dan Anak Ilustrasi Ibu dan Anak/ Foto: Freepik.com

Hubungan antara orangtua dan anak sudah seharusnya terjalin dengan baik dan tentu memiliki komunikasi yang baik. Komunikasi yang baik akan mengarah kepada komunikasi yang positif, dimana bukan berarti hanya sekedar komunikasi antar dua arah saja. Komunikasi tersebut bisa dilakukan dengan cara orangtua yang selalu menggunakan kalimat positif saat berbicara.

Melalui kalimat yang positif, si anak akan merasa bahwa orangtua akan selalu mendukung apapun yang mereka lakukan. Ayah dan bunda pun harus tahu apa cita-cita sang buah hati sehingga bisa memilih langkah mana  yang baik untuk mendorong bakatnya. 

4. Menempatkan Anak di Posisi Terdesak

Foto: Tempatkan anak di posisi terdesak/pexels.com/natalie © Disediakan oleh Beautynesia Foto: Tempatkan anak di posisi terdesak/pexels.com/natalie Foto: Tempatkan anak di posisi terdesak/Foto: Pexels.com

Bakat seorang anak bisa dilihat dari berbagai aspek, tidak terkecuali saat mereka berada di posisi terdesak. Pada umumnya, ketika manusia ditempatkan pada posisi terdesak, mereka akan mengerahkan segala kemampuannya untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi.

Hal demikian, juga akan dilakukan oleh sang buah hati. Cobalah untuk meminta anak mengerjakan tugas mereka dalam jangka waktu tertentu karena akan mengajaknya ke tempat bermain. Secara tidak langsung, anak akan termotivasi untuk menyelesaikan tugasnya dan ingin pergi bermain secepat mungkin. 

5. Memberikan Pujian Kepada Buah Hati

Foto: Memberikan pujian/pexels.com/gustavo fring © Disediakan oleh Beautynesia Foto: Memberikan pujian/pexels.com/gustavo fring

Foto: Memberikan pujian/pexels.com/gustavo fring

Siapa yang tidak suka jika diberikan pujian setelah melakukan suatu usaha? Semua pasti menyukai hal tersebut, tidak terkecuali si kecil. Oleh sebab itu, orangtua tidak boleh lupa memberikan pujian untuk segala perjuangan yang telah dilakukan oleh si anak. 

Menghargai dan mengapresiasi setiap proses serta usaha dari si anak bisa membuatnya merasa lebih baik. Cara tersebut juga bisa menaikkan semangat dan rasa percaya diri sang anak, serta membuatnya berkembang lebih maksimal. Jadi jangan lupa untuk memberikan pujian-pujian kecil untuk sang buah hati, ya!

Nah, itulah tips parenting beberapa cara yang bisa orangtua terapkan untuk mulai mengetahui minat dan bakat sang buat hati sejak dini. Jangan sampai terlambat mengetahuinya ya!

Lainnya dari Beautynesia

image beaconimage beaconimage beacon