Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Sebab Orang Malas Sarapan, Tidak Lapar atau Masalah Kesehatan

logo Tempo.co Tempo.co 11/06/2021 Tempo.co
foto © Copyright (c) 2016 TEMPO.CO foto

TEMPO.CO, Jakarta - Sarapan penting karena tubuh akan lebih kuat memulai aktivitas harian. Namun, sering kali sarapan terlewatkan karena tidak punya waktu atau bahkan tidak lapar.

Apakah tidak lapar di pagi hari bisa menjadi pertanda masalah serius? Tidak perlu khawatir, itu merupakan kondisi normal yang dipicu oleh beberapa faktor. Berikut faktor yang memicu tidak merasa lapar di pagi hari, seperti dilansir Healthline.

Banyak makan dan ngemil saat malam

Salah satu alasan mengapa tidak merasa lapar saat bangun tidur karena makan malam atau camilan dalam jumlah besar pada malam sebelumnya. Apalagi, bila makanan tersebut tinggi lemak atau protein. Makronutrien tersebut dapat memperlambat pengosongan perut dan membuat kenyang lebih lama, bahkan hingga keesokan pagi. Protein juga dapat secara signifikan mengubah kadar hormon yang mengatur rasa lapar dan nafsu makan.

Demikian pula makanan berlemak tinggi yang menimbulkan kadar hormon tertentu sehingga menimbulkan perasaan kenyang. Jika Anda tipe yang lebih suka menikmati makan malam besar dan tidak sarapan keesokan pagi, itu tidak masalah. Namun, pastikan mendapatkan nutrisi dan hidrasi yang dibutuhkan sepanjang hari.

Perubahan hormon

Pada saat malam hari ketika tidur, kadar beberapa hormon dalam tubuh akan berfluktuasi. Tingkat hormon seperti adrenalin, ghrelin, dan leptin berfluktuasi pada malam dan pagi hari dan dapat membuat kurang lapar saat bangun tidur.

Cemas atau depresi

Kecemasan dan depresi dapat secara signifikan mempengaruhi rasa lapar, namun secara berbeda. Beberapa penelitian menemukan kondisi ini terkait peningkatan nafsu makan dan asupan makanan bagi sebagian orang. Jika mengalami kecemasan atau depresi dan menduga hal itu mungkin mempengaruhi nafsu makan, segera bicarakan dengan tenaga kesehatan untuk menentukan perawatan terbaik.

Hamil

Morning sickness adalah masalah umum yang ditandai dengan mual dan muntah. Ini mempengaruhi sekitar 80 persen orang selama kehamilan. Dalam kebanyakan kasus, masalah itu membaik atau menghilang setelah 14 pekan kehamilan. Morning sickness dapat mengurangi nafsu makan. Dalam satu penelitian terhadap 2.270 wanita hamil, 34 persen melaporkan makan lebih sedikit selama awal kehamilan. Selain mual di pagi hari, kehamilan dapat menyebabkan gejala mengurangi rasa lapar lain seperti gangguan pencernaan, kembung, dan pengosongan lambung yang tertunda atau sulit buang air besar.

Sakit

Karena perubahan cuaca yang tidak menentu, tubuh akan rentan terhadap beberapa penyakit yang dapat mengurangi nafsu makan karena gejala seperti mual, muntah, dan kehilangan rasa.

Penyebab lain

Penuaan, ovulasi, masalah tiroid, kondisi kesehatan kronis, dan penggunaan obat-obatan tertentu dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan. Jika mencurigai penyebab yang mendasari kurangnya rasa lapar di pagi hari, bicarakan dengan dokter.

Baca juga: Tips Diet Sehat, Perhatikan 6 Pola Makan Sehat ini

Lainnya dari Tempo.co

image beaconimage beaconimage beacon