Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Yuk Kenali, 4 Hormon Bahagia untuk Mental yang Sehat Hingga Bisa Naikan Imun Selama Pandemi

logo Beautynesia Beautynesia 15/10/2021 Rini Apriliani
© Disediakan oleh Beautynesia

Umumnya seseorang akan merasa senang dan bahagia saat bisa makan makanan enak, tertawa, menghabiskan waktu bersama orang tersayang atau menikmati indahnya alam. Di dalam tubuh, rasa kebahagiaan dan kesenangan diri tersebut diproduksi oleh hormon kebahagiaan. Hmm, seperti apakah wujudnya?

Beberapa jenis hormon kebahagiaan terkait dengan suasana hati. Bila hormon-hormon itu meraih keseimbangan, maka otomatis mood akan stabil dan mental kita pun sehat. Daya tahan tubuh tidak akan optimal jika tidak dibarengi dengan mental yang sehat, lho!

Mengingat isu kesehatan mental di masa pandemi Covid-19 krusial, kamu harus tahu 4 jenis hormon bahagia dan cara meningkatkannya.

1. Dopamin

hormon bahagia © Disediakan oleh Beautynesia hormon bahagia

Makanan enak tingkatkan hormon dopamin/Foto: Pexels.com/Adrienn

Bertindak sebagai neurotransmitter di otak, hormon dopamin dikaitkan dengan penghargaan diri, kesenangan diri, penalaran, daya ingat, fungsi sistem motorik, dan lain-lain. Saat hormon ini stabil, maka kita akan merasa baik.

Hormon ini bisa meningkat melalui kegiatan makan makanan sehat dan enak, tidur cukup, mendengarkan musik instrumental, mandi air hangat atau menyelesaikan tugas.

2. Endorfin

hormon bahagia © Disediakan oleh Beautynesia hormon bahagia

Hormon endorfin dari cokelat/Foto: Pexels.com/Charles Parker

Hormon pereda rasa sakit ini berperan dalam meredakan gejala depresi, stres, kecemasan, bahkan mengurangi sakit saat persalinan. Senyawa kimia ini juga membantu meningkatkan harga diri, loh.

Hormon endorfin cenderung meningkat saat kamu melakukan aktivitas yang menimbulkan perasaan memuaskan, layaknya tertawa, berolahraga, mendengarkan musik, nonton film lucu, dan makan cokelat.

3. Oksitosin

hormon bahagia © Disediakan oleh Beautynesia hormon bahagia

Bercumbu dengan pasangan/Foto: Pexels.com/cottonbro

Saat kamu jatuh cinta, hati rasanya seperti berbunga-bunga, bukan? Hormon oksitosinlah yang memunculkan perasaan itu. Juga dikenal sebagai hormon cinta, kadar oksitosin dapat meningkat melalui pujian, pelukan, ciuman, seks, ataupun main bersama hewan peliharaan.

Hormon ini juga dapat membantu meningkatkan kepercayaan, empati, dan ikatan dalam hubungan, khususnya antara ibu dan anak dalam proses persalinan dan menyusui.

4. Serotonin

hormon bahagia © Disediakan oleh Beautynesia hormon bahagia

Meditasi netralkan suasana hati/Foto: Pexels.com/Natalie

Hormon serotonin dan dopamin bekerja sama dalam tugas menstabilkan suasana hati yang berhubungan dengan kesehatan mental. Kegiatan berupa beribadah, meditasi, mendengarkan musik, beraktivitas di alam, berjemur, dan olahraga teratur mampu mengatasi rasa stres dan depresi yang menghantui selama pandemi.

Selain perihal mood, serotonin juga berperan dalam siklus tidur, nafsu makan, pencernaan, kemampuan belajar, dan memori.

Bagaimana Cara Meningkatkan Hormon Bahagia?

hormon bahagia © Disediakan oleh Beautynesia hormon bahagia

Cara menaikkan hormon bahagia/Foto: Pexels.com/Yan Krukov

Ada beberapa upaya yang bisa kamu lakukan untuk membuatmu lebih bahagia untuk meningkatkan imun.

1. Berjalan-jalan di Luar Rumah atau Alam

Salah satu cara paling mudah untuk meningkatkan hormon endorfin, dopamin, dan serotonin adalah dengan menghabiskan waktu di luar rumah, di bawah sinar matahari. Metode ini ampuh mengatasi sindrom cabin fever lantaran terlalu lama mengurung diri di rumah selama pandemi.

2. Menghabiskan Waktu Bersama Orang Terdekat

Tertawa bersama sahabat menjadi waktu yang sangat menyenangkan. Sekaligus, ini sanggup memperbaiki mood secara alami, sehingga rasa cemas dan stres bisa reda. Melakukan hal romantis dan intim berdua bersama pasangan juga mendorong produksi hormon kebahagiaan, loh!

3. Mengistirahatkan Tubuh

Bukan hanya berakibat buruk bagi kesehatan, kurang istirahat juga dapat berpengaruh pada kestabilan mood kamu. Oleh karena itu, pastikan kamu mencukupi kebutuhan tidur harian sekitar 7-9 jam, apalagi bila kamu bisa memperoleh pijatan supaya lebih rileks.

4. Menerapkan Pola Hidup Sehat

Pepatah “dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang kuat” memang benar adanya. Sebab, manfaat berolahraga secara teratur berpengaruh signifikan terhadap kesehatan fisik dan mental.

Kemudian, makanan tertentu juga dapat berdampak pada kadar hormon bahagia. Contohnya seperti makanan pedas, makanan mengandung protein hewani dan nabati, serta makanan mengandung probiotik.

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

Lainnya dari Beautynesia

image beaconimage beaconimage beacon