Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Bahaya Konsumsi Daging Setengah Matang

logo Kompas.com Kompas.com 19/06/2019 Lusia Kus Anna

ilustrasi daging © Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media ilustrasi daging

KOMPAS.com - Ketika memesan steak atau pun burger, banyak orang yang lebih menyukai jika dagingnya dibuat setengah matang atau agak mentah supaya tidak keras digigit. Demikian pula halnya dengan sate.

Padahal, daging yang tidak dimasak dengan matang benar bisa berbahaya bagi kesehatan.

"Daging mentah masih mengandung bakteri dan berbahaya bagi kesehatan," kata pakar keamanan pangan Jeff Nelken.

Bakteri, seperti salmonella atau E.coli, bisa saja terdapat di dalamnya.

Meski produsen makanan atau restoran yang menjual olahan daging mentah memiliki jaminan akan kebersihan dalam pengolahannya, bakteri bisa saja masuk ke dalam makanan selama proses produksi.

Menurut Nelken, selama ini banyak orang berpikir hanya daging ayam saja yang kurang aman saat dikonsumsi dalam keadaan mentah.

Kenyataannya, unggas memang berisiko lebih tinggi mengandung salmonella. Tapi, daging babi dan sapi memiliki risiko lebih besar mengandung bakteri E.coli.

Orang yang mengalami keracunan makanan karena bakteri dapat mengalami diare bercampur darah, kram perut dan muntah selama seminggu.

Cara aman konsumsi daging mentah

Cara paling aman untuk mengonsumsi daging adalah memanaskannya agar semua bakteri di dalamnya mati.

Daging babi dan sapi harus dimasak dengan suhu minimal 62 derajat celcius. Sementara daging unggas perlu dimasak dengan suhu 73 derajat celcius.

Walau kebanyakan kasus keracunan makanan akan sembuh, tetapi pada kasus infeksi E.coli yang parah dapat mengganggu fungsi ginjal. Walau begitu, menurut Nelken, kasus ini jarang.

Banyak orang mengabaikan risiko mengonsumsi daging mentah karena menganggap rasanya yang sepadan dengan risikonya.

Jika ingin mengonsumsi daging yang diolah setengah matang, belilah dari restoran yang reputasinya baik.

Saat ingin mengonsumsi daging sapi mentah sebaiknya kita memilih steak dengan kematangan rare daripada burger dengan tingkat kematangan undercooked.

"Daging burger biasanya mengalami proses penggilingan yang dapat menyebarkan bakteri pada permukaan daging di seluruh produk," tambah Nelken.

Nelken juga menyarankan kita untuk menghindari tiram yang dikonsumsi dalam kondisi mentah.

Penulis: Ariska Puspita Anggraini

Editor: Lusia Kus Anna

Sumber: menshealth

Copyright Kompas.com

Lainnya dari Kompas.com

image beaconimage beaconimage beacon