Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Dipertahankan Intact GP untuk MotoE, Aegerter Tetapkan Syarat

logo motorsport.com motorsport.com 05/12/2021 Xaveria Yunita
Dominique Aegerter, Dynavolt Intact GP © Gold and Goose / Motorsport Images Dominique Aegerter, Dynavolt Intact GP

Pembalap Swiss itu pastinya bakal kembali sibuk. Selain memperkuat Ten Kate Racing di World Supersport (WSSP), jasanya juga dibutuhkan Dynavolt Intact.

Aegerter jadi bagian dari tim Jerman yang bertarung dalam balap motor listrik tersebut sejak 2020. Pada tahun perdana, ia memperoleh 2 kemenangan dan 4 podium, peringkat ketiga klasemen.

Juara dunia WSSP 2021 itu membukukan prestasi lebih baik dari sisi posisi klasemen. Tak ada kemenangan, hanya 4 podium. Meski begitu, ia sempat jadi penantang gelar dalam MotoE, namun kalah dari Jordi Torres karena diganjar penalti pada lomba terakhir di Misano 2.

Aegerter, yang jadi pemenang balapan, dijatuhi penalti 38 detik akibat berkendara secara ceroboh untuk mengadang Torres, rivalnya dalam persaingan juara. Ia mundur ke-12 dan tertinggal 7 poin.

Terlepas dari berbagai pelanggaran itu, Aegerter tetap dipercaya Dynavolt. “Sepertinya Domi akan membalap untuk kami lagi,” kata prinsipal Dynavolt Intact GP, Jurgen Lingg, kepada Speedweek.

“Kami masih menunggu kalender MotoE. Orang-orang yang bertanggung jawab di Dorna, sudah memastikan pada kami, bahwa mereka akan mencoba segala cara untuk menghindari tanggal GP bentrok dengan kalender Superbike.”

Baca Juga:Wawancara Eksklusif Dominique Aegerter: Saya Pantas di World SuperbikeLontaran Kekecewaan Dominique Aegerter Usai Kehilangan Titel MotoE

Sebelum mencapai kesepakatan, Aegerter menjelaskan bahwa WSSP adalah prioritasnya. Ia jatuh cinta dengan kompetisi tersebut karena superior di sana.

“Itu hanya berlaku kalau tidak bentrok dengan jadwal World Supersport,” tutur Aegerter.

“Saya belum tanda tangan kontrak dengan Intact hingga sekarang. Pada Kejuaraan Dunia MotoE, dari 14 balapan, rencananya saya turun pada tujuh Grand Prix untuk tahun depan. Sekarang, kami perlu menunggu kalender.”

Seandainya kesepakatan dengan Aegerter kolaps, Intact sudah menyiapkan rencana cadangan. Pembalap 21 tahun, Lucas Tulovic, bisa mengisi kursi MotoE mereka.

Ia bukan sosok asing di paddock MotoE karena sudah dua tahun bekerja untuk Tech3. Rider Jerman itu menang dan podium masing-masing sekali.

Dominique Aegerter, Dynavolt Intact GP © Motorsport.com Dominique Aegerter, Dynavolt Intact GP

Dominique Aegerter, Dynavolt Intact GP

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Mehr von motorsport.com

image beaconimage beaconimage beacon