Anda menggunakan browser versi lama. Silakan gunakan versi yang didukung untuk mendapatkan pengalaman MSN yang terbaik.

Lukaku tak Pikirkan Rekor, Lebih Bahagia Inter ke Semifinal

logo Republika.co.id Republika.co.id 10/08/2020 Israr Itah
Penyerang Inter Milan Romelu Lukaku © Tano Pecoraro/LaPresse via AP Penyerang Inter Milan Romelu Lukaku

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyerang Inter Milan Romelu Lukaku tak mempedulikan rekor yang dicetaknya di Liga Europa. Lukaku menjadi orang pertama yang mencetak gol dalam sembilan pertandingan berturut-turut di Liga Europa atau pada masa lalu bernama Piala UEFA.

Lukaku mengalahkan rekor delapan gol Alan Shearer di Piala UEFA. Ini setelah ia menyumbang gol dalam kemenangan Inter 2-1 atas Bayer Leverkusen pada laga perempat final Liga Europa, Selasa (11/8) dini hari WIB. Lukaku juga pemain pertama yang selalu mencetak gol dalam enam pertandingan beruntun Inter di pentas Eropa.

“Rekor adalah rekor, tapi kemenangan itu sangat penting. Leverkusen adalah tim dengan kualitas hebat dan pelatih luar biasa. Kami membuat terlalu banyak kesalahan di depan, karena kami tidak menyelesaikan peluang dan bisa menang lebih banyak," kata Lukaku kepada Sky Sport Italia, dikutip Football Italia, Selasa (11/8) WIB.

Lukaku memuji pertahanan Inter yang bisa menahan gempuran dengan baik. Eks penyerang Manchester United ini juga memuji Nicolo Barella sebagai man of the match. Barella mencetak gol pembuka Inter dalam laga ini. "Dalam beberapa pekan terakhir dia luar biasa, dia ada di mana-mana,” kata Lukaku memuji Barella.

Ada begitu banyak peluang yang disia-siakan dari pasukan Antonio Conte. Situasi aneh ketika wasit menghadiahkan dua penalti kepada Nerazzurri, namun menganulir keputusan setelah melihat VAR. Tapi Lukaku tak peduli akan hal itu. Terpenting baginya, Inter melaju ke semifinal dan semakin dekat dengan gelar juara.

“Kami jelas mengalami peningkatan akhir-akhir ini, kami hanya perlu menyelesaikan lebih banyak peluang kami dan mengakhiri pertandingan lebih awal. Sekarang kami punya waktu sepekan untuk mempersiapkan semifinal. Itu akan menjadi pertandingan besar lainnya dan kami harus siap,” kata dia.

Inter akan bertemu pemenang laga Shakhtar Donetsk kontra FC Basel pada semifinal, 18 Agustus WIB. Lukaku berpeluang menghadapi mantan timnya Manchester United di final. Sebab, MU juga lolos ke semifinal setelah menyingkirkan FC Copenhagen lewat kemenangan tipis 1-0.

Lainnya dari Republika.co.id

Republika.co.id
Republika.co.id
image beaconimage beaconimage beacon